Rabu, 11 Januari 2017 11:57 WITA

Pengusaha UMKM Menjerit Akibat Listrik Sering Padam

Editor: Mulyadi Abdillah
Pengusaha UMKM Menjerit Akibat Listrik Sering Padam
Hasidah S Lipoeng (tengah)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemadamam listrik bergilir yang dilakukan PLN Sulselbar selama sepekan terakhir membuat banyak pihak menjerit. Salah satunya adalah pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). 

Pemadaman listrik tersebut membuat usaha mereka merugi. Bukan cuma materil tapi juga secara moril. 

Ketua Asosiasi UMKM Mutiara Timur, Hasidah S Lipoeng mengatakan, ada banyak kerugian yang dialami oleh UMKM akibat pemadaman listrik oleh PLN. Maklum, mereka belum memiliki genset sendiri. 

"Sejauh ini  kerugian terutama  dialami oleh mereka yang mengolah adonan menggunakan listrik. Bahan olahan menjadi rusak, contoh roti dan cake," kata Idha.

Berita Terkait:

Idha melanjutkan, orderan yang diterima para pelaku UMKM tidak dapat  terpenuhi. Sehingga secara moril,  di mata konsumen mereka terlihat tidak profesional.

Pengusaha UMKM Menjerit Akibat Listrik Sering Padam

"Belum lagi karyawan kerja tidak maksimal. Kerugiannya lebih besar d banding tidak produksi," kata Idha.

Dia melanjutkan, setiap kali terjadi pemadaman bergilir, UMKM bisa mengalami kerugian hingga 40 persen dari jumlah produk yang bisa di hasilkan. Makanya pihaknya berharap agar PLN lebih profesional dalam mengelola peralatan dan bahan bakar pembangkit listrik agar masalah-masalah seperti saat ini dapat teratasi.