01 January 2017 10:02 WITA

8 Proyek di Sulsel Butuh Kucuran Rp8,25 T

Editor: Andi Chaerul Fadli
8 Proyek di Sulsel Butuh Kucuran Rp8,25 T
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani meninjau pembangunan Bendung Baliase beberapa waktu lalu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ada delapan proyek multiyears yang membutuhkan kucuran anggaran sekitar Rp8,25 triliun di tahun 2017. Jumlah ini berdasarkan data Bank Indonesia (BI) Kantor Wilayah Sulawesi Selatan.

"Diharapkan dengan berjalannya proses pengerjaan proyek ini, dapat membantu mendorong konsumsi pemerintah. Sehingga mendukung pertumbuhan ekonomi di Sulsel," kata Kepala BI Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat, Minggu (1/1/2017).

Adapun delapan proyek itu tersebut di antaranya; Pertama, Makassar New Port berkapasitas 3 juta teus yang pembangunannya diperkirakan bakal berlangsung hingga 2018. Proyek ini membutuhkan dana Rp1,8 triliun di tahun ini. 

Kedua, tiga proyek jalan, yakni Bypass Mamminasata, Middle Ring Road, dan Elevated Poros Maros-Bone. Ketiganya masih akan dibangun hingga 2018. Proyek ini diperkirakan menelan biaya Rp251,25 miliar. 

Ketiga, proyek kereta api Trans Sulawesi trace Makassar-Parepare membutuhkan dana Rp1,3 triliun dari pemerintah pusa. Pembangunannya bakal berlangsung sampai 2018. Saat ini, pekerjaan konstruksi mencapai 10 Km dan pembebasan lahan tahap I sepanjang 30 Km telah selesai 90 persen.

Keempat, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Jeneponto berkapasitas 2x135 MW (gross capacity) atau 2x125 (net capacity) untuk tahap II. Proyek ini membutuhkan biaya Rp3 triliun. 

Selanjutnya, Bendung Baliase dan Bendung Karalloe yang masing-masing membutuhkan dana Rp Rp200 miliar dan Rp500 miliar. Juga Bendungan Paselloreng yang pembangunannya diproyeksi berlangsung hingga 2019. Proyek ini butuh dana Rp800 miliar.

Terakhir, Waduk Tunggu Nipa-nipa yang diperkirakan membutuhkan biaya Rp400 miliar.