Sabtu, 31 Desember 2016 09:58 WITA

Ini Dia Walikota Terpopuler 2016 se Indonesia

Editor: Sulaiman Abdul Karim
Ini Dia Walikota Terpopuler 2016 se Indonesia
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto (kemeja warna ungu) saat menyaksikan festival musik di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, beberapa waktu lalu. (dok)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto menempati urutan ketiga wali kota paling populer se-Indonesia. Itu berdasarkan hasil survei yang dilakukan Komunikasi Indonesia Indicator.

Tingkat popularitas itu diukur berdasarkan jumlah pemberitaan di media massa, sepanjang 2016. Hasil survei lainnya, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini juga masuk dalam tiga besar. 

Pemberitaan Wali Kota Danny dimuat sebanyak 12.867 berita dalam setahun. Jika dirata-ratakan, sebanyak 35 berita dalam sehari. 

Popularitas Wali Kota Danny tentunya ditunjang performanya selama hampir tiga tahun memimpin Makassar. Sejumlah inovasi dan program unggulan diluncurkan oleh wali kota pemegang sertifikat tertinggi bidang arsitektur kota itu.

Ini Dia Walikota Terpopuler 2016 se Indonesia

Bahkan beberapa inovasinya menjadi pioner dan diadaptasi oleh pemerintah pusat. Seperti Kartu Anak Makassar, Lorong KB, Bank Sampah Induk, dan Telemedicine.

Di satu kesempatan, 31 Januari 2015, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama memuji kartu pintar (Smart Card) Makassar. Bahkan tanpa sungkan ingin meniru teknologi yang menggabungkan data kependudukan dan transaksi keuangan itu.

Pengakuan terhadap kepiawaian Danny mengelola pemerintahan juga dilayangkan oleh Efendi Gazali, 27 Desember 2016.

"Ketika berbicara tentang wali kota berprestasi di Indonesia, referensi kita selain Wali Kota Ridwan Kamil di Bandung, dan Wali Kota Tri Rismaharini di Surabaya juga ada Wali Kota Danny Pomanto di Makassar," kata Efendi Gazali kala itu.

Ini Dia Walikota Terpopuler 2016 se Indonesia

Menanggapi dirinya masuk dalam daftar 3 wali kota terpopuler, Danny Pomanto tak banyak menanggapi. "Kita bekerja untuk rakyat bukan semata mengejar popularitas, kalaupun hasil survei menunjukkan (populer ketiga) itu sebagai penanda kerja kita telah berada di jalur yang tepat dan mendapatkan respon positif," jelasnya.

Hal yang utama menurutnya, seluruh jajaran pemerintah kota tetap solid merealisasikan program dan kebijakan pemerintah kota sehingga harapan Makassar Dua Kali Tambah Baik dapat tercapai.