31 December 2016 07:30 WITA

Jokowi Minta Pengadaan Barang dan Jasa Dibenahi

Editor: Andi Chaerul Fadli
Jokowi Minta Pengadaan Barang dan Jasa Dibenahi

RAKYATKU.COM - Presiden Joko Widodo meminta jajarannya membenahi sejumlah peraturan terkait pengadaan barang dan jasa. Dia berharap, nantinya praktek pengadaan barang dan jasa dapat memanfaatkan teknologi informasi. 

“Sehingga regulasi pengadaan barang dan jasa bisa lebih sederhana dan tidak berbelit-belit," jelasnya seperti dikutip melalui laman Kemensetneg, Jumat (30/12/2016).

Selain itu, Jokowi juga menginstruksikan fungsi pengawasan agar setiap pelanggaran dan praktik-praktik korupsi dapat ditindak tegas. Mulai dari tahap perencanaan, penganggaran sampai implementasi pelaksanaan. 

“Saya ingin praktik-praktik seperti proyek yang sudah diijonkan, penggelembungan harga atau mark up, praktik suap kepada pihak terkait, modus kong kali kong dengan vendor, lelang fiktif dengan manipulasi dokumen dan pemenang pengadaan, tidak boleh lagi terjadi,” tegasnya.

Langkah perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah produk dan nilai transaksi e-katalog. Sebagai informasi, saat ini total transaksi elektronik pengadaan pemerintah tahun 2016 sudah mencapai Rp399 triliun dan e-katalog tahun 2016 sudah memuat 81 ribu produk dengan nilai tranksaksi Rp48 triliun. 

Tags