Kamis, 15 Desember 2016 09:27 WITA

Hadiri Maulid Warga Dusun Parangia, Ini Pesan Bupati Selayar

Editor: Adil Patawai Anar
Hadiri Maulid Warga Dusun Parangia, Ini Pesan Bupati Selayar

RAKYATKU.COM, SELAYAR - Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H, yang diadakan warga Dusun Parangia, Desa Tanete, Kecamatan Bontomatene, Rabu malam (14/12/2016).

Selain itu hadir juga Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Selayar Andi Dwiyanti Musrifah Basli – Hj. Eni Zainuddin, mantan Anggota DPRD Sulsel H. Ince Langke, Camat Bontomatene Drs. Andi Massaile, bersama sejumlah kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat bersama undangan lainnya.

Lantunan ayat-ayat Suci Alquran oleh Qoriah Dewi Astini mengawali kegiatan tersebut. Sementara sebagai pembawa hikmah Maulid, menghadirkan Ustadz Suwandi Sudirman, S. Ag.

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad malam ini adalah peringatan maulid tingkat dusun dan cukup sederhana. Atas nama masyarakat Dusun Parangia, Insya Allah akan kami laksanakan Maulid yang lebih besar dan lebih meriah dimasa yang akan datang,” kata Ketua Panitia  Ustad Muchtar Tanete.

Hadiri Maulid Warga Dusun Parangia, Ini Pesan Bupati Selayar

loading...

Sementara Bupati Kepulauan Selayar Muh. Basli Ali mengatakan, memperingati suatu peristiwa bersejarah bukan sekedar rutinitas atau seremonial belaka. Tetapi yang terpenting hendaknya memetik hikmah yang terkandung di dalamnya untuk disesuaikan serta diselaraskan dengan perkembangan kehidupan era sekarang ini.

"Segala keteladanan yang pernah dicontohkan Rasulullah SAW dalam segenap aspek kehidupannya, hendaknya menjadi motivasi dan sumber inspirasi untuk menata kehidupan kita," kata Basli, dalam sambutannya.

Basli Ali juga mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk mengaplikasikan perilaku nabi dalam tatanan pemerintahan. Hal ini sebagai upaya pembangunan di era kepemimpinannya dapat dilaksanakan bersama.

"Pada akhirnya kita dapat mewujudkan visi Kabupaten Kepulauan Selayar yakni terwujudnya masyarakat maritim yang sejahtera berbasis nilai keagamaan dan kultural," pungkasnya.

Loading...
Loading...