Rabu, 14 Desember 2016 14:31 WITA

DPRD Parepare Wanti-wanti Proyek yang Terancam Mandek Tahun Ini

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Andi Chaerul Fadli
DPRD Parepare Wanti-wanti Proyek yang Terancam Mandek Tahun Ini

RAKYATKU.COM, PAREPARE - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kota Parepare mewanti-wanti stakeholder untuk memerhatikan proyek-proyek yang berpotensi mandek tahun ini. Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Parepare, Rahmat Syam, Rabu (14/12/2016).

Proyek-proyek itu, antara lain Tonrangeng River Side, Pelebaran Jalan Jenderal Sudirman, Toilet di Lapangan Andi Makkasau dan Pare Beach City, perbaikan trotoar Jalan Mattirotasi, serta Pembangunan Rumah Sakit Type B Plus.

“Kami sudah mewanti-wanti kepada para kepala SKPD untuk memperhatikan hal terebut. Bahkan beberapa kali saya menelpon kepala SKPD yang bersangkutan jauh sebelumnya,” ujar pria yang akrab disapa Atto ini.

Rahmat menjelaskan, proyek yang menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) jika realisasi anggarannya tidak memenuhi 75 persen, maka akan terkena denda hingga 25 persen.

"Pencairan dana untuk DAK regular pertriwulan jika capaian tak sampai 75 persen, maka pencairan triwulan keempatnya tidak akan direalisasikan, yang berujung pada denda rekanan," jelasnya.

loading...

Selain itu, proyek yang berlanjut pengerjaannya ke tahun berikutnya, kata Rahmat, akan menggangu neraca keuangan daerah.

“Meskipun pada akhirnya akan menjadi Silpa, namun akan menggangu neraca keuangan," kata dia.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Parepare, Parman Agus Mante menegaskan, siang ini akan melakukan Rapat Dengar Pendapat dengan kepala SKPD yang terkait dengan proyek-proyek yang berpotensi terlambat pengerjaanya.

"Dengan Kadis PU dan Kepala BLHD, kita akan lakukan evaluasi. Dari situ tentunya akan ada sanksi buat para rekanan, seperti kena denda dengan estimasi satu perseribu atau denda sesuai dengan sisa kontrak yang terlambat atau diputus kontraknya," kata legislator PKS ini. 

Loading...
Loading...