Rabu, 14 Desember 2016 12:48 WITA

Setelah Musda, Ini Tugas DPD II Partai Golkar

Editor: Vkar Sammana
Setelah Musda, Ini Tugas DPD II Partai Golkar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sebanyak enam DPD II Partai Golkar di Sulsel sudah menggelar Musyawarah Daerah (Musda). Para ketua yang terpilih, diberikan waktu hanya dua pekan untuk menyusun struktur pengurus sejak dinyatakan terpilih.

Setelah dilantik, DPD II segera bersiap-siap untuk menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) di daerahnya masing-masing.

"Tugas pertama setelah dilantik nanti, mereka akan mengonsolidasikan internalnya, dia susun program konsolidasinya untuk musyawarah di tingkat kecamatan, desa dan kelurahan," kata Wakil Ketua DPD Partai Golkar Sulsel, Arfandy Idris, Rabu (14/12/2016).

Ia menjelaskan, layaknya Musda DPD II, musyawarah di tingkat kecamatan nanti akan melibatkan seluruh pengurus partai di tingkat bawah. Dan akan dihadiri oleh pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel.

Setelah Musda, Ini Tugas DPD II Partai Golkar

"Jadi DPD-DPD II juga bertindak begitu waktu Musda dulu. DPD II yang bergerak ke bawah untuk mengonsolidasikan organisasi di tingkat kecamatan," tambah Arfandy.

Opsi lainnya kata dia, boleh jadi dalam proses konsolidasi organisasi nanti, Muscam akan lebih awal digelar jika terdapat DPD II Golkar yang sementara waktu dikendalikan oleh Plt ketua.

"Bisa jadi begitu, yang di-Musda-kan ini DPD II baru Pincam, tapi kalau dia Plt Musda atau Plt konsolidasi boleh dia melakukan dari bawah. Tergantung hasil evaluasinya terhadap legalitas dari keseluruhan jajaran," tutup Arfandy.

Diketahui, dari 24 DPD II Golkar, baru enam yang sudah menggelar Musda. Yaitu, DPD Golkar Pangkep, Bone, Soppeng, Jeneponto, Pare-pare dan Wajo. Selebihnya, Musda baru kembali akan digelar pada bulan Januari tahun depan.