Sabtu, 10 Desember 2016 15:59 WITA

Pengusir Pedagang di Lapakan Pasar Sabtu, Bukanlah Pihak Pemerintah

Penulis: Alifiah Ainul
Editor: Almaliki
Pengusir Pedagang di Lapakan Pasar Sabtu, Bukanlah Pihak Pemerintah
Lapakan Pasar Sabtu

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Camat Ujung Pandang, Zulkifli Nanda menegaskan kalau peneguran pedagang di lapakan Pasar Sabtu beberapa hari lalu, dilakukan oleh orang asing yang dicap preman, bukanlah pihak Kecamatan Ujung Pandang.

"Kami tidak pernah menurunkan personel atau preman. Yang ada, saya selaku Camat bersurat ke Satpol PP untuk melaporkan kegiatan PKL, di Jl Riburane," ujarnya kepada Rakyatku.com, Sabtu (10/12/2016)

Hingga saat ini, Pasar Sabtu diklaim belum mengantongi izin menggunakan jalan umum. Seharusnya, kata Nanda, sebelum menggelar sesuatu yang mengharuskan menggunakan jalan umum, ada izin yang diketahui.

"Nanti kami koordinasi lagi sama Satpol soal kegiatan kemarin. Apa saja yang dilakukan. Karena kalau pihak kami, pasti saya selaku camat yang pimpin," pungkasnya

loading...

Diketahui, Komunitas kreatif Pasar Sabtu diusir oleh sekelompok orang yang berpakaian preman dan mengatasnamakan pihak dari Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Komunitas Pasar Sabtu yang sudah dua tahun terakhir beraktifitas di depan taman Indosat Jl Ahmad Yani, tiba-tiba saja diusir sekira pukul 22.30 Wita.

Sebelumnya, Pemkot Makassar melalui Satpol PP dan dibantu kepolisian ditugaskan mengusir pedagan di lapakan Pasar Sabtu, pada 19 November 2016 lalu.

Pengusir Pedagang di Lapakan Pasar Sabtu, Bukanlah Pihak Pemerintah

Loading...
Loading...