02 December 2016 16:32 WITA

Pembangunan Pasar Sentral Sungguminasa Disoal

Editor: Jumardin Akas
Pembangunan Pasar Sentral Sungguminasa Disoal

RAKYATKU.COM, GOWA - Puluhan massa yang mengatasnamakan Center Informasi Publik (CIP) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gowa, Jumat (2/12/2016).

Massa menuntut Kadis Perindag Gowa dicopot lantaran dinilai melakukan praktik jual beli los di Pasar Sungguminasa I di Jalan Wahid Hasyim pasca kebakaran.

Selain menyoal penjualan, massa juga memprotes luas kios yang berubah dari 2x3 meter menjadi 1,5x2 meter.

"Kami  menuntut Bupati Gowa untuk mencopot Kepala Disperindag Gowa karena perubahan pembangunan pasar sentral Sungguminasa lods dan kios itu kecil dan diduga melakukan pembohongan publik," ungkap Agung selaku jendral aksi.

"Disperindag Gowa diduga memperjual belikan kios atau los tersebut oleh para pedagang, karena kelebihan kios dan los dari sebelumnya hanya 600 unit dan sekarang jadi 800 unit sehingga terdapat kelebihan los sekitar 200 unit," papar Agung.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Musrad membantah keras tudingan jual beli los dan kios di Pasar Sentral Sungguminasa.

"Kalau ada dugaan seperti itu, saya minta bawa ke sini. Siapa penjualnya dan siapa pembelinya, kami ini dampingi tim Saber Pungli. Jadi tidak mungkin ada hal seperti itu," papar Mursad.

Soal ukuran los atau kios, kata dia, sudah ada persetujuan dari Kementrian Perdagangan yang disertai tanda tangan saat gambar itu sudah diperlihatkan. 

"Sebelumnya gambar itu diperlihatkan dan itu disetujui, cuman mereka tidak paham karena tidak ikut proses awal, ada tandatangan Sekretaris Kementrian," ungkap Mursad.

Tak hanya itu, dia juga mengaku kalau sebelum dilakukan pembangunan ada rapat koordinasi dengan perwakilan pedagang. "Ini sudah kita rapatkan dengan perwakilan pedagang, tapi cuma perwakilan, karena tidak mungkin kita undang semua yang jumlahnya sekitar 800 orang," demikian Mursad.

Kadis Perindag Gowa