Sabtu, 26 November 2016 17:14 WITA

Ini Sikap Ketua DPRD Makassar Soal Polemik "Pasar Sabtu" 

Penulis: Sutrisno Zulkifli
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Ini Sikap Ketua DPRD Makassar Soal Polemik
Farouk M Betta dan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pasar Sabtu yang dikelola beberapa anak muda, dibongkar paksa oleh Pemerintah Kota Makassar, Sabtu pekan lalu.

Alasannya, Pasar Sabtu yang berlokasi di sekitaran Taman Indosat, Jalan Riburane, Kota Makassar tersebut, dianggap telah merusak keindahan kota, bahkan mengganggu arus lalu lintas pengguna jalan di lokasi tersebut.

Ketua DPRD Makassar, Farouk M Beta punya tanggapan tersendiri atas tindakan yang dilakukan oleh Pemkot. Baginya, Pemkot pasti memiliki alasan yang cukup logis, sebelum mengambil tindakan yang menuai kontroversi tersebut.

"Tapi kita berharap, keinginan tersebut tidak merugikan masyarakat luas," ujarnya. Lebih lanjut, Farouk menyatakan, dengan diusirnya aktivitas Pasar Sabtu, Pemkot mesti mencarikan solusi yang tepat.

Loading...

Harapan pemerintah pada sisi pembangunan dan penataan kota Makassar yang baik, dianggap Farouk, harus seimbang dengan perlindungan masyarakat.

Kendati demikian, ia enggan mengomentari lebih jauh soal pelarangan aktivitas tersebut. Secara kebijakan, Farouk hanya menekankan, agar kiranya Pemkot seyogyanya mencari cara guna segala bentuk kepentingan antara masyarakat dan program pemerintah, dapat berjalan beriringan.

Diketahui, meski Pasar Sabtu telah dibubarkan untuk beraktivitas pada pekan lalu. Tersiar kabar, Pasar Sabtu akan tetap kembali dilakukan oleh sekumpulan pemuda, dengan konsep yang lebih baik, dan sesuai dengan harapan. 

Loading...
Loading...