Jumat, 25 November 2016 17:08 WITA

Warga Tiga Desa Sepakat Lahannya Digunakan Jaringan Irigasi Bendungan Baliase

Penulis: Erick
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Warga Tiga Desa Sepakat Lahannya Digunakan Jaringan Irigasi Bendungan Baliase

RAKYATKU.COM, LUTRA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Utara, menggelar sosialisasi pembebasan lahan untuk pembangunan jaringan irigasi Bendungan Baliase.

Sosialisasi digelar di Aula Kantor Desa Mappedeceng, Jumat (25/11/2016). Diikuti sejumlah warga dari tiga desa. Yakni Desa Hasana, Mekar Jaya dan Cendana Putih. 

Sosialisasi ini dibuka secara resmi Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Lutra, Haruna Lahamma. Turut hadir juga Kabag Pemerintahan, Tim Balai Besar Pompengan, para kepala desa dan warga yang wilayahnya akan dilalui jaringan irigasi.  

Haruna dalam pernyataannya mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk meminta persetujuan masyarakat membebaskan lahannya. "Proyek ini sudah masuk dalam tahap pekerjaan 30 persen. Padahal kalau kita lihat, tahap sosialisasi belum kelar," katanya. 

Haruna melanjutkan, sosialisasi ini adalah bentuk keseriusan pemerintahan menuntaskan proyek Bendungan Baliase. Soal ganti rugi pembebasan lahan, tentu akan segera dibahas. 

loading...

"Hari ini kita belum berbicara soal harga. Karena ada prosedur yang harus kita lalui terlebih dahulu. Tapi ini sebagai bentuk apresiasi atau penghargaan kepada warga. Istilahnya mungkin Mapatabe-tabe kepada warga. Bahwa nantinya akan ada pekerjaan di lahan mereka," tambah Haruna. 

Sementara itu Tim MAPI Sulsel, Aswan, mengatakan pembebasan lahan milik warga menjadi perhatian serius Pemprov Sulsel. Persetujuan masyarakat akan menjadi dasar Gubernur untuk memerintahkan kepada para pekerja untuk melanjutkan ke tahap ketiga. 

"Yang pasti dari hasil ganti rugi ini tidak membuat masyarakat miskin. Yang ada masyarakat sejahtera," terang Aswan. 

Kegiatan sosialisasi ini dilanjutkan penandatanganan berita acara persetujuan pembebasan lahan oleh seluruh warga yang hadir.

Loading...
Loading...