Rabu, 26 Oktober 2016 09:56 WITA

Kerabat Berduka atas Mereka yang Tewas dalam Kebakaran di RS Johor

Editor: Suriawati
Kerabat Berduka atas Mereka yang Tewas dalam Kebakaran di RS Johor
Soo Seng Yong, yang putrinya tewas dalam kebakaran itu, menerima donasi dari organisasi kesejahteraan sementara menunggu di kamar jenazah

RAKYATKU.COM - Soo Seng Yong, salah seorang keluarga korban kebakaran di Rumah Sakit Sultanah Aminah (HSA) Johor, Malaysia, tak bisa menahan kesedihannya atas kematian putrinya dalam insiden tersebut.

Padahhal, putrinya, Choo Lin Fong (36) telah pulih dari tiroid yang telah membuatnya kesulitan bernapas selama 10 hari terakhir. Dokter mengatakan, Choo akan dikeluarkan dari ruang ICU pada hari Selasa.

Baca juga: 8 Tewas dalam Kebakaran di Rumah Sakit Sultanah Aminah

Tapi, pada hari itu juga, kebaran melanda. Dan ketika Soo ke rumah sakit, dia hanya mendapati tubuh tak bernyawa putrinya di kamar mayat rumah sakit.

"Ketika saya terakhir melihatnya, dia sangat bersemangat untuk meninggalkan ruang ICU pada keesokan harinya," Soo pada CNA.

"Dia akan ke bangsal lain dalam beberapa jam. Saya masih tidak percaya dia pergi," kata pria berusia 66 tahun itu. 

"Segala sesuatu yang telah terjadi selama beberapa jam terakhir telah sirna. Saya bahkan tidak bisa mengingat siapa yang menelepon untuk memberitahu saya berita ini."

Ketika dia menunggu di kamar mayat, Soo diberi sumbangan uang tunai dari berbagai kelompok kesejahteraan. Dia berterima kasih pada mereka, tapi pikirannya tetap pada putrinya.

loading...

"Saya hanya ingin membawanya pulang," katanya.

Choo adalah salah satu di antara enam pasien yang meninggal dalam kebakaran yang melanda di unit perawatan intensif di HSA pada Selasa pagi. Api diyakini berasal dari ruang perawatan di lantai dua rumah sakit. Hanya satu pasien dan tiga staf rumah sakit di ruang ICU yang selamat.

Kerabat Berduka atas Mereka yang Tewas dalam Kebakaran di RS JohorSetelah prosedur post-mortem, kamar mayat HSA menyerahkan mayat korban ke keluarga mereka pada Selasa malam (25/10).

Kementerian Perempuan, Keluarga dan Pembangunan Masyarakat Malaysia mengatakan bahwa mereka akan memberikan layanan konseling gratis untuk para korban kebakaran yang terlibat dalam insiden itu.

Menteri Rohani Abdul Karim mengatakan kepada wartawan bahwa "sejauh ini, empat ahli konseling dari departemen kesejahteraan telah ditetapkan untuk memberikan layanan kepada para korban dan pasien yang selamat."

Berbicara di luar kamar mayat rumah sakit, dia menambahkan bahwa berbagai instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah dan perusahaan telah menawarkan bantuan kesejahteraan untuk keluarga korban dan pasien lain yang terkena dampak. 

Loading...
Loading...