Rabu, 12 Oktober 2016 15:28 WITA

Dishubkominfo Sulsel Minta Aplikasi Transportasi Online Diblokir

Penulis: Al Khoriah Etiek Nugraha
Editor: Andi Chaerul Fadli
Dishubkominfo Sulsel Minta Aplikasi Transportasi Online Diblokir

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sulawesi Selatan, Ilyas Iskandar mengatakan, pihaknya akan meminta Kementrian Kominfo memblokir aplikasi penyedia jasa transportasi berbasis online.

Hai ini dilakukan Ilyas karena maraknya transportasi online saat ini yang beroperasi tanpa izin dari pemerintah.

"Kita anggap itu gelap. Yang jelas kita akan minta aplikasinya dihentikan di Sulsel. Kita akan meminta ke Kementrian Kominfo," ujar Ilyas, Rabu (12/10/2016).

Menurutnya, kalau hanya mengidentifikasi kendaraan sangat susah untuk dilakukan. Ilyas mengatakan pihaknya akan menyetop transportasi berbasis online, khususnya taksi. Sebelum pihak penyedia belum memenuhi persyaratan sesuai Permen Nomor 32 tahun 2016.

Dishubkominfo Sulsel Minta Aplikasi Transportasi Online Diblokir

loading...

"Taksi online itu kita akan mencoba untuk memediasi. Ada kriteria yang diatur. Saya minta ke dia untuk bersurat ke kami supaya saya teruskan ke Pak Gubernur. Kemudian akan kita buatkan konsep yang akan disampaikan ke Kemenkominfo," jelasnya. 

Transportasi berbasis online, khususnya taksi di Sulsel, sejauh ini belum memenuhi persyaratan. Sesuai yang diatur pada Peraturan Menteri (Permen) Perhubungan No 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak dalam Trayek.

Dishubkominfo Sulsel Minta Aplikasi Transportasi Online Diblokir

Ketentuan tersebut antara lain perusahaan transportasi online diwajibkan mendirikan badan hukum Indonesia. Bentuk badan hukum yang diakui adalah badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perseroan terbatas, atau koperasi. 

Loading...
Loading...