Sabtu, 08 Oktober 2016 08:43 WITA

Pengerjaan Jalan di Majene Ini Dikeluhkan

Penulis: Yusri
Editor: Almaliki
Pengerjaan Jalan di Majene Ini Dikeluhkan

RAKYATKU.COM, MAJENE - Jalan penghubung Ulumanda-Mambi menuai protes dari warga dan pemerintah Desa Popenga, Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Mereka menilai, pihak yang mengerjakan proyek itu asal-asalan.

Kepala Desa Popenga, Ibrahim mengatakan, pekerjaan jalan tersebut tidak sesuai yang dilihat padahal jumlah anggaran perbaikan jalan tersebut hingga miliaran rupiah. “Saya selaku pemerintah Desa, mewakili masyarakat, tidak terima dengan hasil pengerjaan jalan di Desa Popenga. Dan kami tidak akan tinggal diam dengan hal ini,” kata Ibrahim, Sabtu (8/10/2016).

Menurutnya anggaran Rp8 miliar itu sangat besar dan jika dikerjakaan sesuai prosedurnya, pasti jalanan tersebut tak seperti kondisi yang ada di lapangan sekarang. “Sampai saat ini saya belum mau tanda tangan sebelum pekerjaannya dituntaskan,” tambah Ibrahim.

Hal yang sama juga dikeluhkan Ketua BPD Desa Popenga, Syamsunar. Menurutnya, pihak kontraktor harus bertanggung jawab. Sebab batas waktu pengerjaan jalan sudah jatuh pada bulan September lalu. “Tidak ada kata lain dari kami, harus ada perbaikan. Kami tidak akan menandatangani surat penyerahan jika masih begini jalannya. Sangat jelas kalau pelebaran jalan itu aturannya 8 meter luasnya, dan pengerasan dengan kerikil itu 6 meter. Tetapi yang terjadi di lapangan ada ruas jalan yang hanya 3,5 meter luasnya. Sangat jelas ini pelanggaran,” Jelas Syamsunar.

loading...

Warga berharap pihak yang mengerjakan jalan itu, harus bertanggung jawab. Dan tentu mereka berharap semua pihak yang berkaitan, agar mengevaluasi hasil pengerjaan jalan tersebut.

Pengerjaan Jalan di Majene Ini Dikeluhkan

Loading...
Loading...