Kamis, 06 Oktober 2016 11:25 WITA

Ini Cerita Satpam SMAN 1 Makassar saat Pencurian Brankas

Penulis: Vera Bahali
Editor: Andi Chaerul Fadli
Ini Cerita Satpam SMAN 1 Makassar saat Pencurian Brankas
Safaruddin, Satpam SMAN 1 Makassar

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Petugas pengamanan SMAN 1 Makassar, Safaruddin (44) memastikan pencurian brankas di ruang kepala sekolah berlangsung sekira pukul 03.00 Wita, Kamis (6/10/2016).

Pencurian brankas berisi uang Rp110 Juta di SMAN I Makassar baru diketahui pihak sekolah sekira pukul 07.00 Wita. 

Safaruddin berjaga di sekolah bersama Daeng Ngalle sejak kemarin malam. Menurutnya, seluruh ruangan dan gerbang sekolah sudah terkunci, sesuai aturan yang sudah ada.

Namun, saat kejadian berlangsung, Safaruddin tertidur di ruang wakil kepala sekolah. "Saya tertidur lalu sempat bangun tiga kali," ujarnya.

Ini Cerita Satpam SMAN 1 Makassar saat Pencurian Brankas

Safaruddin mengaku sempat terjaga sekira pukul 02.58 Wita. Saat itu, dia mendengar suara berdenting dari piring. Namun tidak mencurigai sesuatu.

Setengah jam kemudian, dia terbangun lagi. Namun tak ada sesuatu yang mencurigakan.

Loading...

Pukul 04.30 Wita, Safaruddin bangun untuk salat Subuh. Dia mendapati pintu keluar sekolah bagian tengah terbuka.

"Saya mulai curiga saat itu, kemudian memeriksa beberapa ruangan tapi tidak di ruangan kepala sekolah. Saya pikir semua brankas ada di lantai atas. Jadi saya ke atas. Tapi seluruh ruangan aman dan terkunci," jelasnya.

Ini Cerita Satpam SMAN 1 Makassar saat Pencurian Brankas

Informasi hilangnya brankas baru dia ketahui sekira pukul 07.00 Wita dari salah seorang guru.

Guru itu melaporkan jendela ruangan Bimbingan Konseling (BK) dalam kondisi terbuka dan mendapati pintu ruang kepala sekolah dibobol.

"Saya langsung disuruh ke rumah kepala sekolah untuk melapor. Kemungkinan pelaku masuk lewat jendela ruangan BK lalu keluar dari kawasan sekolah dengan meloncati pagar bagian tengah," tambah dia.

Loading...
Loading...