Jumat, 16 September 2016 23:26 WITA

Ditahan di Polda Sulteng, Basri: Intinya Senang Sekali

Penulis: M. Qadri
Editor: Andi Chaerul Fadli
Ditahan di Polda Sulteng, Basri: Intinya Senang Sekali
Basri alias Bagong, orang kepercayaan Santoso alias Abu Wardah pimpinan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT)

RAKYATKU.COM, PALU - Basri alias Bagong, orang kepercayaan Santoso alias Abu Wardah pimpinan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) mengaku diperlakukan baik selama ditahan di Polda Sulawesi Tengah.

Dia ditahan setelah menyerahkan diri 14 September 2016. Pascapenangkapannya, dia mengaku tak mendapat perlakuan kasar ataupun penyiksaan fisik.

“Pokonya selama di Polda Sulteng, saya diperlakukan dengan baik. Bahkan makanan yang diberikan sama saya sangat banyak. Intinya senang sekali,” kata Basri yang ditemui di Mapolda Sulteng, Jumat (16/9/2016).

 

Ditahan di Polda Sulteng, Basri: Intinya Senang SekaliBasri setelah ditangkap

Loading...

Selain itu, penampilan Basri juga berubah. Saat menyerahkan diri, dia tampil dengan rambut sebahu. Kali ini, Basri menampakkan diri dengan potongan rambut pendeknya.

Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sulteng, Kombes Pol Helmi Kuarta Kusuma mengatakan, pihaknya memperlakukan Basri dengan mengedepankan hak asasi manusia.

Ditahan di Polda Sulteng, Basri: Intinya Senang Sekali
 
“Semua DPO (daftar pencarian orang) yang berhasil ditangkap maupun yang menyerahkan diri akan diperlakukan secara manusiawi,” kata dia.

Basri ditangkap Satuan Tugas Operasi Tinombala di Dusun Gantinadi, Desa Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir selatan bersama istrinya. Sementara Andika, rekannya, meninggal akibat terjatuh ke sungai. Selain itu, juga ada anggota kelompok Santoso, Sobron yang melarikan diri ke dalam hutan.

Tags
Loading...
Loading...