Kamis, 14 April 2016 14:17 WITA

Satu Anggota Ditresnarkoba Penyalahguna Narkoba, 4 Terindikasi Medis

Penulis: Vera Bahali
Editor: Jumardin Akas
Satu Anggota Ditresnarkoba Penyalahguna Narkoba, 4 Terindikasi Medis

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Polda Sulselbar merilis hasil Operasi Bersinar 2016. Rilis yang digelar di Mapolda Sulselbar mulai pukul 11.45 Wita (14/4/2016) sekaligus memaparkan hasil pemeriksaan Biddokkes Polda Sulselbar terhadap 5 anggota Ditresnarkoba Polda Sulselbar yang hasil tes urinnya dinyatakan positif.

Hasilnya, 4 diantaranya terindikasi medis dan 1 diduga kuat melakukan penyalahgunaan narkoba.

Hal ini disampaikan pada rilis yang dilakukan Kabiddokes Polda Sulselbar, Kombes Pol Raden Harjuno, Wadir Ditresnarkoba Polda Sulselbar, AKBP Totok Tri, Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera di Mapolda Sulselbar, siang ini (14/4/2016).

Raden Harjuno mengatakan, hasil pemeriksaan lanjutan, 4 anggota Ditresnarkoba terindikasi karena obat medis yakni Kompol Daryanto dari obat batuk, Kompol Amirullah karena tablet Friksitas, Kompol Basuwono karena tablet stesolid, dan Kompol Jawaluddin dari tablet Esilgan. Sedangkan Aipda Julianto diduga kuat mengonsumsi sabu sabu.

"Kita lakukan pendalaman terhadap lima anggota Ditresnarkoba Polda Sulselbar yang sebelumnya dinyatakan positif. Kami menggunakan 2 dokter spesialis jiwa atau psikiater dari Rumah Sakit Bhayangkara. Mereka mengaku berobat dan menunjukkan obatnya masing-masing," jelas Harjuno.

Loading...

Saat pemeriksaan, Kompol Jawaluddin dan Kompol Asrullah mengaku mengonsumsi obat karena insomnia. Sedangkan Kompul Basuwono karena mengalami sakit kelenjar tiroit dan Kompol Daryanto karena infeksi yang menyebabkan batuk.

"Tahapannya kan, kita awalnya lihat tanda-tanda fisik kemudian tes urin. Tetap dilakukan penyelidikan," kata Harjuno.

Kabid Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, hasil pemeriksaan lanjutan tersebut sudah diserahkan ke Bidang Propam Polda Sulselbar. Hasil tersebut akan menjadi pegangan Propam untuk proses lebih lanjut.

"Soal penyelidikan lebih lanjutnya pasti akan dilakukan. Mereka sudah diperiksa di Propam juga," beber Frans.

Tags
Loading...
Loading...