Rabu, 27 April 2016 11:32 WITA

Dari Washington Untuk Mentan Amran di Usia 48 Tahun

Penulis: Ais Nurbiyah Al- Jum'ah
Editor: Wiwi Amaluddin
Dari Washington Untuk Mentan Amran di Usia 48 Tahun

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Hari ini, Rabu (27/4/2016) Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Republik Indonesia genap berusia 48 tahun. Tepatnya, ayah tiga anak ini hadir di Bumi Pertiwi, Sulawesi Selatan, Kabupaten Bone,  27 April 1968 silam.

Pada Kabinet Jokowi-JK, Amran Sulaiman diamanahkan sebagai Mentan RI. Tanggung jawab yang besar, khususnya pada sektor pertanian membuat alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin ini harus berpikir keras.

Sayangnya, sikap dan sifat setiap invidu berbeda. Penduduk Indonesia yang berjumlah ratusan juta pun demikian. Banyak dari mereka menilai pada satu sisi, tanpa melihat keberadaan sisi-sisi yang lain. Ada juga yang menuding tanpa tahu musababnya. Protes ini dan itu, hingga nekat melakukan hal di luar jangkauan batas manusia.

Biasa saja. Jika serupa itu menjadi makanan sehari-hari Amran Sulaiman. Posisinya berhubung dengan banyak orang. Peranannya penting di negeri ini. Tak heran jika ia menjadi sasaran manusia yang berkemampuan sebatas berpaham 'salah'. Bagi mereka, kesalahan adalah bahan olahan yang diramu sedemikian rupa hingga menghadirkan pola pikir yang tidak-tidak. 

Kembali lagi, semua hujatan itu ada ditangan Amran. Upaya menjadikan  Indonesia lebih baik, tulus tidaknya, sebatas ia dan sekelilingnya yang tahu. Para penghujat butuh bukti, menagih janji agar bisa kembali bungkam.

Namun, diantara orang-orang bersifat demikian, justru masih banyak yang peduli pada pria berlesung pipi ini. Mentan Amran merupakan sosok pria inspirasi, yang dianggap pantas sebagai tauladan generasi muda di negeri ini. Tak terkecuali Arief Rosyid Hasan.

Loading...

Dari Washington Untuk Mentan Amran di Usia 48 Tahun

Di usia Amran Sulaiman ke-48 tahun ini, Arief, mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyampaikan apresiasi atas kinerja Amran selama ini. Ia mengatakan hari lahir Mentan ini bersamaan dengan laporan Badan Pusat Statistika (BPS) mengenai peningkatan produksi beras di tahun 2016. Tercatat surplus beras sebanyak 11,52 juta ton. Surplus itu menguntungkan petani dan menjaga kestabilan harga beras.

"Cukuplah surplus beras 11,52 juta ton itu sebagai hadiah terbaik dari petani buat Kak Amran. Karena ayah saya juga petani,"ungkapnya dalam release yang diterima Rakyatku.com, Rabu (27/4/2016).

Apresiasi yang disampaikan melalui Washington, Amerika Serikat itu dibuktikan Arief dengan melampirkan foto, yang dirinya tengah berpose memegang selembar kertas bertuliskan "Kanda AMS Selamat Ulang Tahun. Bahagia Dunia Akherat dan Jadilah Tauladan Anak Muda".  
 

Loading...
Loading...