Selasa, 30 Agustus 2016 07:00 WITA

Syaharuddin Alrif : Pemuda Muhammadiyah Jangan Anti Parpol

Penulis: Fathul Khair
Editor: Sulaiman Abdul Karim
Syaharuddin Alrif : Pemuda Muhammadiyah Jangan Anti Parpol
Pelantikan pengurus Pemuda Muhammadiyah Sulselbar (ist)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Sekretaris Jenderal (Sekjend) Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Syaharuddin Alrif meminta agar pemuda Muhammadiyah tidak anti partai politik (parpol). 

Hal ini disampaikan Syahar, dalam sambutannya dalam acara pelantikan Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Barat (Sulbar), Senin (29/8/2016) malam tadi.

Hal ini diungkapkan Syahar, sebab menurutnya partai politik merupakan salah satu pintu masuk untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

"Saat ini Pimpinan Pusat Muhammadiyah juga sudah mulai menyiapkan kader-kadernya yang siap didistribusikan sebagai kader bangsa, yang siap berkontribusi membangun negara dan siap mengurus kemaslahatan ummat," ungkap Syahar.

Syaharuddin Alrif : Pemuda Muhammadiyah Jangan Anti Parpol(Syahruddin Alrif)

Sekretaris DPW NasDem Sulsel itu menganggap, Pemuda Muhammadiyah harus mengambil peran lebih banyak di tingkatan  birokrat, dunia usaha, politisi, dan segala bidang kehidupan lainnya. Hal ini menurutnya, yang mampu dilakukan Pemuda Muhammadiyah dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara, sesuai dengan misi Muhammadiyah.

"Kami sudah melakukan ini di Sulsel, kami semua komitmen, mulai dari Muhammadiyah, Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah serta semua angkatan muda Muhammadiyah, bahu membahu mendudukkan kader Muhammadiyah di DPD yang sekian periode sebelumnya sudah duduk di senayan," terangnya.

Loading...

Pemuda Muhammadiyah harus saling mendukung dalam mewujudkan hal itu. Tidak justru sebaliknya kata dia. Pemuda Muhammadiyah jangan lagi saling menjatuhkan.

Muhammadiyah harus berani mendorong kadernya dan sukses masuk ke segala aspek tersebut. Yang terpenting kata dia, jangan ada individu yang setelah sukses, akhirnya tiba-tiba mengaku sebagai kader Muhammadiyah.

Padahal dalam realitasnya, individu tersebut tak memiliki sumbangsih terhadap Muhammadiyah dalam karirnya.

"Jika ada yang saat ini berada dalam posisi tinggi, tarik kembali keder-kader lain untuk bisa naik ke posisi yang lebih baik. Begitu seterusnya, kader Muhammadiyah harus saling mensupport untuk mengisi segala elemen pemerintahan, pemuda muhammadiyah harus mewarnai dan menginspirasi elemen kehidupan," tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia juga menekankan kepada kader Pemuda Muhammadiyah untuk menjadi penerus, pelanjut, dan penyempurna segala cita-cita Muhammadiyah.

Loading...
Loading...