Minggu, 28 Agustus 2016 14:27 WITA

SYL Disinyalir Pindah ke NasDem Usai Musda Golkar

Penulis: Fathul Khair
Editor: Jumardin Akas
SYL Disinyalir Pindah ke NasDem Usai Musda Golkar
Syahrul Yasin Limpo

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) mendapat tawaran untuk bergabung ke partai NasDem. Tawaran itu datang langsung dari pendiri partai sekaligus Ketua Umum NasDem, Surya Paloh.

Hal itu diungkapkan Surya Paloh, usai menghadiri pelantikan pengurus DPW partai NasDem Sulsel, beberapa hari waktu lalu. Bahkan di hadapan kader dan simpatisan partai NasDem, Surya Paloh memuji Gubernur Sulsel dua periode itu.

Kapasitas yang dimiliki SYL kata Surya Paloh, tidak hanya dalam konteks politik di Sulsel. Tapi menurutnya, SYL sudah merupakan tokoh nasional yang berprestasi.

Hal itu yang membuat Surya Paloh tertarik meminang SYL. Tidak tanggung-tanggung, ia menawarkan jabatan strategis bagi SYL di DPP NasDem.

Baca: Nurdin Halid Bilang SYL Punya Harga Diri, Tak Akan Tergoda Partai Lain

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Firdaus Muhammad mengatakan, kepindahan SYL ke partai NasDem hanya menunggu waktu. 

Firdaus mengungkapkan, kepastian tersebut bakal terlihat pasca penyelenggaraan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I partai Golkar Sulsel dalam waktu dekat ini.

"Tampaknya SYL tinggal menunggu waktu. Ini menunggu pelaksanaan Musda Golkar di Sulsel selesai dulu," kata Firdaus, Minggu (28/8/2016).

loading...

Kepindahan SYL ini kata Firdaus, bisa saja disebabkan karena figur SYL kurang mendapat perhatian lagi di partai beringin. Meskipun belakangan ini, SYL telah mendapat jabatan sebagai anggota dewan pertimbangan DPP partai Golkar.

Tetapi jabatan itu diberikan DPP Golkar, setelah sejumlah partai politik telah memberikan sinyal bakal memberikan jabatan strategis di partainya. Diketahui, sebelum partai NasDem, dua partai politik yang telah melirik SYL adalah PAN, dan Perindo.

"Sekiranya SYL merasa kurang mendapat posisi strategis di DPP, maka saya kira bakal pindah ke NasDem," tambah Firduas.

Meskipun SYL saat ini telah mendapat posisi di DPP Golkar, namun kata Firdaus, jabatan tersebut kurang menjanjikan. Padahal menurutnya, karir politik SYL dinilai masih sangat panjang. Sehingga langkah SYL berpindah partai, dianggap sebagai hal yang wajar untuk melanjutkan karirnya di dunia politik.

Terlebih lagi, setelah hampir dapat dipastikan, SYL tak akan lagi bertarung memperebutkan kursi kosong satu partai Golkar Sulsel.

"Indikatornya, ajakan Surya Paloh cukup menggiurkan. Sementara posisi di Golkar kurang menjanjikan," demikian Firdaus.

Loading...
Loading...