Senin, 29 Juni 2020 22:18 WITA

UGM Dukung Kementan Perkuat Diversifikasi Pangan Lokal

Editor: Abu Asyraf
UGM Dukung Kementan Perkuat Diversifikasi Pangan Lokal
Eni Harmayani

RAKYATKU.COM - Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gajah Mada (UGM), Eni Harmayani mendukung diversifikasi pangan lokal yang digelorakan Kementerian Pertanian (Kementan) di masa pandemi Covid-19.

Menurut Eni, panganan lokal sangat bagus diterapkan karena diproduksi dan dikembangkan masyarakatnya sesuai dengan potensi sumber daya wilayah dan budaya setempat. Terlebih Indonesia merupakan negara yang dikaruniai pangan lokal berlimpah.

"Kita perlu mengidentifikasi dan memberikan inovasi bagi pangan lokal yang memiliki dampak besar bagi ketahanan pangan nasional," ujar Eni dalam webminar nasional pangan di era new nomal, Senin (29/6/2020).

Namun begitu, Eni berharap Kementan terus memperhatikan sustainable food, dimana tujuan utamanya bukan pada sisi pengembangan saja. Melainkan pangan yang diproduksi, diproses dan diperdagangkan dengan memasukkan beberapa aspek.

"Kita harus melihat apakah pangan tersebut berkontribusi pada perekonomian lokal dan kesejahteraan yang berkesinambungan," terang Eni.

Makanya, Eni mengatakan semua pihak harus turut terlibat, terutama dalam melakukan proteksi keanekarahaman tumbuhan dan hewan, serta mencegah kepunahan sumber daya alam dan berkontribusi dalam perbaikan iklim.

loading...

"Yang terakhir, pangan lokal juga harus memberikan manfaat sosial, seperti produk pangan yang berkualitas, aman dan sehat serta mampu menjadi media edukasi," katanya.

Di sisi lain, tantangan pengembangan diversivikasi pangan harus betul-betul dihadapi dengan berbagai inovasi. Eni menilai, hanya sebagian kecil jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai sumber pangan.

Misalnya, lanjut Eni, hanya ada tiga jenis saja bahan pertanian pokok yang dimanfaatkan dan memberikan kontribusi 60 persen total kalori makanan yang dikonsumsi. Sedangkan untuk saat ini, hanya 120 spesies yang dimanfaatkan dan menyumbangkan 90 persen total kalori makanan konsumsi.

Oleh karena itu, terdapat empat strategi yang bisa dilakukan untuk mengembangkan pangan lokal. Pertama, dengan cara mempromosikan teknik proses dan penyimpanan pangan lokal secara kecil. Kedua, penanganan pasca panen agar kandungan gizi tetap terjaga.

"Kemudian, pengembangan agroindustri skala kecil yang mampu membantu pemasaran bagi petani kecil untuk meningkatkan pendapatan. Terakhir kita harus memperkuat pengetahuan mengenai pangan lokal," tutupnya.

Loading...
Loading...