Sabtu, 06 Juni 2020 11:02 WITA

Kasus Corona Bertambah 2.591, Salat Berjemaah di Jeddah Kembali Ditangguhkan 

Editor: Abu Asyraf
Kasus Corona Bertambah 2.591, Salat Berjemaah di Jeddah Kembali Ditangguhkan 
Suasana salat Jumat di Masjid Nabawi, Madinah.

RAKYATKU.COM - Kementerian Dalam Negeri Saudi mengumumkan akan memberlakukan kembali beberapa pembatasan di Jeddah. Dimulai 6 Juni hingga 20 Juni.

Dikutip dari Saudi Press Agency (SPA), langkah ini diambil setelah Departemen Kesehatan melihat lonjakan jumlah kasus yang dilaporkan di daerah tersebut.

Langkah-langkah baru termasuk membatasi pergerakan di seluruh kota dari jam 15.00 hingga pukul 06.00 pagi. Termasuk menangguhkan semua kehadiran di tempat kerja bagi karyawan di sektor swasta dan publik dan melarang makan di semua restoran dan kafe.

Salat berjemaah di masjid dan pertemuan lebih dari lima orang juga akan dilarang.

Namun, kementerian mengatakan bahwa semua perjalanan domestik melalui udara dan darat akan diizinkan. Termasuk perjalanan masuk dan keluar kota tidak akan dibatasi di luar jam malam.

Langkah ini didasarkan pada penilaian yang dilakukan otoritas kesehatan yang kompeten setelah meninjau situasi epidemiologis dan tingginya tingkat hunian unit perawatan intensif di kota.

Semua pekerja dan kelompok penting yang sebelumnya dikecualikan dari pembatasan juga akan dibebaskan dari tindakan baru mengingat bahwa mereka terus mematuhi aturan dan prosedur pencegahan.

Seorang pejabat dari kementerian dalam negeri menambahkan bahwa jumlah kasus di ibu kota Riyadh juga akan dipantau dalam beberapa hari mendatang untuk menentukan apakah tindakan tegas harus diberlakukan.

Pada Jumat (5/6/2020), Kementerian Kesehatan mengumumkan 2.591 kasus baru virus corona. Total kasus positif di kerajaan itu menjadi 95.748.

Kementerian mengungkapkan bahwa 31 pasien Covid-19 lainnya telah meninggal. Sehingga total kematian menjadi 642 orang.

Sementara kesembuhan baru 1.651 pasien sehingga totalnya jumlah pasien yang pulih hingga 70.616.

loading...

Arab Saudi baru-baru ini menyaksikan tren penurunan jumlah infeksi tetapi jumlah dalam dua hari terakhir menunjukkan tren sebaliknya.

Dari kasus baru, Riyadh melaporkan jumlah infeksi terbanyak dengan 719 kasus diikuti oleh Jeddah dengan 459 kasus baru.

Kementerian juga mengungkapkan bahwa saat ini total 1.412 pasien COVID-19 berada dalam kondisi kritis sementara total kasus aktif telah meningkat menjadi 24.490.

Salat Jumat

Salat Jumat pertama di masjid-masjid di seluruh Arab Saudi berlangsung ramai. Di Masjid Nabawi, Madinah, hampir 100 ribu jemaah menghadiri salat Jumat.

Setiap jemaah membawa sajadah sendiri yang dibawa dari rumah. Mereka juga diminta menjaga jarak sekitar 2 meter antara satu dengan yang lainnya.

Kementerian Urusan Islam telah sepakat bahwa hampir 4.000 masjid tambahan menjadi tempat untuk salat Jumat di berbagai bagian kerajaan sampai pemberitahuan lebih lanjut untuk menghindari kepadatan.

Menteri Urusan Islam Shaikh Abdul Latif Bin Abdul Aziz menginstruksikan bahwa khotbah Jumat pekan ini diminta fokus pada langkah-langkah pencegahan penyebaran Covid-19.


 

Loading...
Loading...