Rabu, 03 Juni 2020 19:31 WITA

Pemkot Parepare Mulai Kaji Pemberlakukan New Normal Life

Penulis: Hasrul Nawir
Editor: Abu Asyraf
Pemkot Parepare Mulai Kaji Pemberlakukan New Normal Life
Wali Kota Parepare, Taufan Pawe

RAKYATKU.COM - Pemerintah Kota Parepare, Sulawesi Selatan melakukan sejumlah kajian menyikapi wacana new normal life yang digagas pemerintah pusat.

Hal ini akan dilakukan secara bertahap. Termasuk yang prioritas di antaranya fungsi masjid dan fungsi pendidikan.

"Kita akan matangkan kajian ini termasuk dampak pencegahan dan tindakan yang akan dilakukan Tim Gugus Tugas jika hal ini akan kita terapkan. Namun sebelum itu dilakukan, kami minta saran dan masukan serta kebijakan bersama semua unsur dalam TGTPP," harap Wali Kota Parepare, Taufan Pawe yang juga Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Parepare, Rabu(3/6/2020).

Taufan mengemukakan, kebijakan tersebut menyangkut peran semua TGTPP dan kerja-kerja di lapangan untuk tetap memantau dan memastikan aktivitas berjalan dengan protokol kesehatan.

Taufan juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat Parepare agar bersama-sama untuk saling mendukung dan mendoakan agar kondisi ini bisa dilalui secepatnya.

loading...

"Mari kita sama-sama lalui kondisi ini dengan doa dan upaya bersama. Tentunya peran besar masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan sangat dibutuhkan agar imbas dari penerapan new normal ini bisa efektif mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona," pintanya.

Sedangkan terkait kinerja tenaga kesehatan dalam menangani pasien Covid-19 di Parepare, Taufan memberikan apresiasi, apalagi dengan adanya kesembuhan 25 pasien positif Covid-19.

Dari 36 pasien yang dirawat karena terinfeksi virus corona, tim medis telah melakukan tindakan dan dinyatakan sembuh atau sehat sebanyak 25 pasien.

"Hal ini menandakan kerja-kerja keras tenaga medis dan efektivitas dalam melakukan pencegahan virus tersebut betul-betul maksimal. Makanya kita ucapkan terima kasih kepada para tenaga medis kita yang telah menyembuhkan 25 pasien positif Covid-19," tutupnya.
 

Loading...
Loading...