Rabu, 03 Juni 2020 14:45 WITA

Pemkab Barru-DDI Mangkoso Siap Terapkan Protokol Covid-19 Sambut Kedatangan Santri

Penulis: Achmad Afandy
Editor: Nur Hidayat Said
Pemkab Barru-DDI Mangkoso Siap Terapkan Protokol Covid-19 Sambut Kedatangan Santri
Pemerintah Kabupaten Barru dan pengurus Pondok Pesantren DDI Mangkoso, duduk bersama untuk membahas mengenai penyambutan ribuan santri dari berbagai daerah di Kampus II Tonronge, Rabu (3/6/2020).

RAKYATKU.COM, BARRU - Pemerintah Kabupaten Barru dan pengurus Pondok Pesantren DDI Mangkoso, duduk bersama untuk membahas mengenai penyambutan ribuan santri dari berbagai daerah.

Di Kampus II Tonronge, Rabu (3/6/2020), Ketua Umum DDI Mangkoso, Anregurutta Faried Wadjedy menyampaikan, pascalibur Ramadan dan Idulfitri, santri akan kembali lagi ke pesantren. Sesuai rencana, dibagi menjadi dua gelombang. Pertama, 15 Juni, dan kedua mulai 7 Agustus untuk santri baru.

Karena itu, pengurus DDI Mangkoso merasa berkepentingan meminta pandangan dari Pemkab Barru, terutama mengenai standar protokol kesehatan pencegahan corona, agar para santri benar-benar terhindar dari wabah itu.

"Rapat koordinasi ini bertujuan meminta masukan atau petunjuk pemerintah mengenai penyambutan ribuan santri dari berbagai daerah," kata Anregurutta Faried saat rapat bersama dengan Bupati Barru Suardi Saleh, Wakil Bupati Nasruddin AM, serta sejumlah pengurus dan guru di lingkup DDI Mangkoso.

Sesuai hasil rapat yang turut dihadiri kepala Dinas Kesehatan Barru dan direktur RSUD Barru, menyepakati beberapa poin. Di antaranya, santri yang baru kembali ke pesantren, harus mematuhi standar protokol kesehatan Covid-19. Seperti kondisi santri dalam keadaan sehat, dan harus membawa keterangan bebas Covid-19 yang dikeluarkan instansi di daerahnya masing-masing.

loading...

Begitupun pengantar santri maksimal dua orang, dan tidak diperkenankan masuk ke asrama santri. Melainkan hanya mendampingi atau mengantar masuk ke area pesantren. Di samping itu harus mematuhi aturan protokoler kesehatan. Seperti memakai masker.

Bupati Barru, Suardi Saleh, menyampaikan apresiasi kepada pengurus DDI Mangkoso yang tetap terbuka untuk duduk bersama mengenai penyambutan ribuan santri. Ini sangat penting demi melindungi para santri dan tenaga pendidik di lingkungan pesantren.

“Mengingat banyak anak-anak kita (santri) berasal dari luar daerah (Barru), sehingga sangat penting menerapkan tata cara penyambutan dengan mematuhi standar protokol kesehatan. Ini adalah bagian mencegah penyebaran Covid-19,” sebut Suardi Saleh.

Berdasarkan pantauan, rapat koordinasi ini berjalan penuh keakaraban. Apalagi, baik Anregurutta Faried maupun Bupati Barru, Suardi Saleh selama ini memang dikenal memiliki hubungan yang dekat. Keduanya sering tampil bersama diberbagai kegiatan keagamaan.

Loading...
Loading...