Selasa, 02 Juni 2020 10:02 WITA

"Wanita Itu Memanggil Sayang," Mantan Karyawati Bank Babak Belur saat Pergoki Suami Video Call

Editor: Abu Asyraf
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Pasangan ini masih sangat muda. Suami yang berinisial MN, baru 38 tahun. Istrinya, GS, 33 tahun. Sebuah video call mesra membongkar huru hara mereka.

MN yang bekerja sebagai notaris di Palembang kepergok video call dengan wanita lain. Dalam percakapan itu, si wanita menyapa dengan "sayang".

GS cemburu. Dia mendekati suaminya. Bermaksud hendak mengambil ponsel suaminya. MN marah dan menganiaya istrinya di hadapan baby sitter atau pengasuh bayi mereka.

Kasus itu sudah dilaporkan ke Polsek Sukarami Palembang. GS mengaku menerima pukulan di perut. Kakinya dipelintir oleh MN. Akibat kejadian itu, korban banyak mengalami luka lebam di sekujur tubuhnya. 

"Wanita itu memanggil suami saya sayang, sehingga saya dekati mau ambil ponselnya tapi saya langsung dipukul di perut dan ditendang," kata GS, Senin (1/6/2020). 

Di dalam rumah mereka yang terletak di Kecamatan Sukarami, Palembang, GS terus dipukuli tanpa ampun oleh MN. 

loading...

GS melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya. Orang tua GS mendatangi kediaman anaknya tersebut didampingi perangkat RT setempat dan warga untuk menjemput korban.

MN tak keluar menemui mertuanya. GS meminta tolong staf suaminya untuk membawakan barang-barang kebutuhan dia dan anaknya.

Selama tujuh tahun menjalin pernikahan, GS dan MN telah memiliki satu orang anak. Namun, dalam rumah tangga mereka, korban mengaku kerap mendapatkan perlakuan kasar dari terlapor tanpa sebab. 

"Suami saya berprofesi sebagai notaris, dulu saya juga bekerja di salah satu bank. Tapi disuruh berhenti sama suami. Setelah itu saya sering disiksa tanpa alasan jelas," kata GS seperti dikutip dari Kompas.com.

Kapolsek Sukarami Kompol Irwanto mengatakan, kasus tersebut sedang dilakukan penyelidikan. 

Loading...
Loading...