Jumat, 29 Mei 2020 21:42 WITA

Sempat Dirawat Dua Pekan, Oknum Tentara yang Ditembak Polisi di Jeneponto Meninggal Dunia

Penulis: Syukur
Editor: Abu Asyraf
Sempat Dirawat Dua Pekan, Oknum Tentara yang Ditembak Polisi di Jeneponto Meninggal Dunia
Maskun Nafik

RAKYATKU.COM - Dua pekan setelah ditembak, oknum anggota TNI di Jeneponto, meninggal dunia. Korban berinisial Sersan Dua HS (46).

Korban ditembak oknum polisi pada Jumat malam (14/5/2020) di Jeneponto. Serda HS meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan dua pekan di RS Pelamonia, Makassar.

Informasi meninggalnya HS dibenarkan Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin, Kolonel Maskun Nafik. 

"Benar tadi pagi pukul 09.50 wita di RS Pelamonia," ungkap Maskun, Jumat malam (29/5/2020).

Kronologi Penembakan

loading...

Serda HS ditembak di rumah pelaku, Brigadir Kepala (Bripka) HN (47). Korban kepergok tidur-tiduran bareng istri pelaku. 

HN yang baru tiba dari Makassar memuntahkan lima peluru. Satu tembakan peringatan, satu ke paha istrinya, HI (42), dan tiga mengarah kepada korban. Masing-masing mengenai lutut kanan, lutut kiri, dan dada sebelah kanan.

Peristiwa ini terjadi di BTN Syeh Yusuf Kolakolasa, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto. Sekitar pukul 22.00 wita. Pasca kejadian, HS dan HI mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sementara Bripka NH diamankan.

Almarhum dimakamkan di Dusun Sapiri, Desa Sapanang Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Pemakaman berlangsung sekitar pukul 16.35 wita.

Loading...
Loading...