Jumat, 29 Mei 2020 07:31 WITA

Nyalakan Rotator Mobil Dinas Pergi Liburan, Kapus Palakka Minta Maaf di Kantor Polisi

Penulis: Achmad Afandy
Editor: Nur Hidayat Said
Nyalakan Rotator Mobil Dinas Pergi Liburan, Kapus Palakka Minta Maaf di Kantor Polisi
Kepala Puskesmas Palakka, Kecamatan Barru Takbir Jafar, mengucapkan permohonan maaf kepada polisi dan masyarakat Kabupaten Barru atas pelanggaran yang telah dia perbuat.

RAKYATKU.COM, BARRU - Kepala Puskesmas Palakka, Kecamatan Barru Takbir Jafar, mengucapkan permohonan maaf kepada polisi dan masyarakat Kabupaten Barru atas pelanggaran yang telah dia perbuat.

Takbir dinilai melanggar aturan berlalu lintas tentang penggunaan lampu rotator saat berada di jalan raya.  

Pada saat itu, ia menyalakan lampu rotator kendaraan dinas Puskesmas, saat pergi berkunjung ke tempat wisata Lappalaona, di Desa Harapan, Kecamatan Tanete Riaja, bersama anak dan istrinya pada hari raya Idulfitri, 24 Mei 2020 lalu.

Selain itu, Takbir juga dinilai melanggar aturan yang dibuat oleh pemerintah Kabupaten Barru yakni, dilarang mengunjungi tempat wisata selama masa pandemi Covid-19.

Akibat kelalaiannya itu, Takbir telah dipanggil oleh pihak Satlantas Polres Barru untuk dimintai klarifikasi.

Takbir membenarkan kejadian tersebut. Ia meminta maaf dan mengaku menyesali perbuatannya. Dia menjelaskan bahwa saat itu anaknya sedang berulang tahun, dan ingin dibawa jalan-jalan. Lampu rotator pun dinyalakan oleh anaknya tanpa sepengetahuan dirinya.

"Lampu rotator tersebut menyala tanpa sepengetahuan saya, mungkin anak saya yang pencet-pencet di mobil dan saya tidak melihat," kata Takbir kepada Kasat Lantas, AKP Mariana dan Kasubbag Humas, AKP Sainuddin saat berada di kantor polisi, Kamis (28/5/2020).

loading...

"Saya atas nama pribadi meminta maaf kepada pihak kepolisian dan masyarakat Kabupaten Barru atas apa yang telah terjadi waktu itu," lanjutnya.

Kasat Lantas Polres Barru AKP Mariana Taruk Rante, kemudian menjelaskan bahwa ada dasar hukum mengenai penggunaan sirene, lampu strobo, dan lampu rotator yang dapat digunakan oleh kendaraan bermotor di jalan. Tidak untuk digunakan sembarangan.

Menyalakan lampu rotator kendaaran mestinya digunakan hanya dalam keadaan darurat. Bukan untuk kepentingan pribadi.

"Penggunaan lampu rotator tidak boleh sembarangan. Itu ada dasar hukum yang mengatur, makanya kami panggil bapak Takbir untuk dilakukan konfirmasi," katanya.

Selain membuat video klarifikasi permohonan maaf, Takbir juga telah membuat surat pernyataan yang dibubuhi materai 6000 dan tanda tangan, surat tersebut berisi bahwa dirinya tidak akan mengulangi perbuatan yang sama, serta siap di proses secara hukum jika mengulangi perbuatan tersebut.

Loading...
Loading...