Rabu, 27 Mei 2020 20:02 WITA

Dokter Pun Heran, Yogi India yang Hidup Tanpa Makan dan Minum Meninggal pada Usia 90 Tahun

Editor: Abu Asyraf
Dokter Pun Heran, Yogi India yang Hidup Tanpa Makan dan Minum Meninggal pada Usia 90 Tahun
Prahlad Jani

RAKYATKU.COM - Tujuh belas tahun Prahlad Jani tidak makan dan tidak minum. Sejak 2003 hingga meninggal Selasa (26/5/2020).

Pria berambut gondrong dan beruban itu seorang yogi India. Klaimnya hidup tanpa makan dan minum membuat dia banyak pengikut.

Prahlad Jani dikenal dengan janggut tebalnya yang putih. Dia selalu berpakaian merah dan memakai cincin hidung. Dia berasal dari desa Charada di negara bagian Gujarat bagian barat, India.

Pada 2010, tim dokter militer mempelajarinya selama dua pekan di sebuah rumah sakit di Ahmedabad, kota terbesar di Gujarat.

Jani diawasi dengan kamera dan televisi sirkuit tertutup. Dokter mengambil scan organ, otak dan pembuluh darahnya, dan melakukan tes pada jantung, paru-paru dan kapasitas ingatannya.

Para dokter mengatakan, dia tidak makan, minum atau pergi ke toilet. Satu-satunya kontak dengan cairan adalah selama berkumur dan mandi secara berkala.

"Kami masih tidak tahu bagaimana dia bisa bertahan," kata ahli saraf Sudhir Shah kepada wartawan saat itu.

"Ini masih misteri fenomena apa ini," lanjutnya.

Jani meninggal dalam usia 90 tahun. Dia mengaku lahir pada Agustus 1929.

loading...

"Dia meninggal Selasa pagi dini hari di kediamannya karena usia tua," Sheetal Chaudhary, tetangga Jani kepada AFP.

"Dia dilarikan ke rumah sakit setelah tengah malam, tetapi dinyatakan meninggal sesaat setelah tiba di rumah sakit," lanjutnya.

Tubuh Jani dibawa ke Ambaji, sebuah kota yang terkenal dengan kuil-kuilnya dan tempat ia membangun ashram kecil dan dikenal sebagai "Mataji".

"Jenazah itu akan disimpan di ashram selama dua hari ke depan agar orang-orang memberikan penghormatan terakhir," kata Chaudhary, seraya menambahkan bahwa Jani akan dikremasi pada hari Kamis.

Kisah Jani bahwa ia diberkati oleh dewa ketika ia masih anak-anak yang memungkinkannya untuk bertahan hidup tanpa rezeki membuat banyak orang mengkultuskannya.

Dia mengatakan kepada AFP pada tahun 2003 bahwa dia mendapatkan ramuan kehidupan dari lubang di langit-langit mulutnya. "Yang memungkinkan saya untuk pergi tanpa makanan dan air," katanya.

Tidak ada cara memverifikasi klaim Jani, tetapi dokter mengatakan seseorang tidak bisa pergi untuk waktu lama tanpa makanan atau air tanpa kerusakan organ dan tubuh hancur.

Loading...
Loading...