Rabu, 27 Mei 2020 10:02 WITA

Penerbangan Domestik Diizinkan Beroperasi Mulai 31 Mei, Ini 3 Tahap Pembukaan Lockdown di Arab Saudi

Editor: Abu Asyraf
Penerbangan Domestik Diizinkan Beroperasi Mulai 31 Mei, Ini 3 Tahap Pembukaan Lockdown di Arab Saudi
Suasana di salah mal di Riyadh Arab Saudi.

RAKYATKU.COM - Arab Saudi telah mengumumkan dimulainya kembali penerbangan domestik mulai 31 Mei.

Otoritas Umum Penerbangan Sipil (GACA) Kerajaan Arab Saudi mengatakan, langkah ini dilakukan lebih dari dua bulan setelah penangguhan perjalanan lokal untuk memerangi penyebaran virus corona.

"Dimulainya kembali penerbangan domestik akan bertahap. Mencakup semua tujuan domestik dalam waktu dua pekan," kata GACA dalam sebuah pernyataan.

GACA mengatakan akan bekerja dalam koordinasi dengan bandara, maskapai penerbangan, dan perusahaan yang beroperasi di sektor penerbangan sipil untuk memenuhi permintaan di pasar lokal.

Arab Saudi menghentikan semua penerbangan domestik pada 20 Maret 2020. Bagian dari langkah-langkah untuk memerangi penyebaran Covid-19.

Pada Selasa (26/5/2020), Kerajaan mengumumkan akan mengizinkan masjid untuk dibuka kembali untuk salat Jumat. Karyawan sektor publik di Arab Saudi secara bertahap akan kembali ke tempat kerja mereka mulai 31 Mei dan sepenuhnya pada 14 Juni.

Arab Saudi melaporkan pada hari Selasa 1.931 kasus virus corona baru dan 12 kematian, menjadikan jumlah total infeksi menjadi 76.726 dan jumlah kematian menjadi 411.

Tiga Tahap

Pembukaan lockdown di Arab Saudi rencananya dilakukan dalam tiga tahap. Seperti dilaporkan Saudi Press Agency Selasa pagi, mengutip sumber resmi di Kementerian Dalam Negeri.

Di bawah langkah-langkah baru, penerbangan domestik akan dilanjutkan kembali. Masjid, restoran, dan kafe akan dibuka kembali. Kehadiran kerja juga akan diizinkan, tetapi ziarah umrah masih ditangguhkan.

Pada fase pertama, pergerakan kendaraan di semua wilayah Kerajaan dengan mobil pribadi akan diizinkan mulai pukul 06.00 hingga 15.00, kecuali di Makkah. 

Kegiatan ekonomi dan komersial akan dilanjutkan di toko dan mal eceran dan grosir. Namun, salon kecantikan, toko tukang cukur, klub olahraga, klub kesehatan, pusat hiburan dan bioskop akan terus ditutup karena masalah sosial.

Pada fase kedua, mulai 31 Mei dan berakhir 20 Juni. Pergerakan diizinkan mulai pukul 06.00 hingga 20.00 di semua wilayah Kerajaan, kecuali di Makkah. Semua salat berjemaah, termasuk salat Jumat, akan dilanjutkan di semua masjid di seluruh Kerajaan, kecuali di Makkah.

Penangguhan kehadiran di tempat kerja akan berakhir, memungkinkan semua karyawan di kementerian, badan pemerintah, dan perusahaan sektor swasta untuk kembali bekerja dari kantor mereka. Asalkan mereka mengikuti pedoman kehati-hatian yang ketat.

loading...

Penangguhan saat bepergian antar daerah di Kerajaan menggunakan berbagai moda transportasi tidak lagi berlaku. Maskapai akan diizinkan untuk mengoperasikan penerbangan domestik jika mereka mematuhi tindakan pencegahan yang ditetapkan oleh otoritas penerbangan sipil dan Departemen Kesehatan. 

Sedangkan penangguhan penerbangan internasional masih berlanjut sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Restoran dan kafe yang menyajikan makanan dan minuman dapat dibuka kembali, tetapi salon kecantikan, toko pangkas rambut, klub olahraga, klub kesehatan, pusat hiburan dan bioskop akan dilarang membuka kembali pada fase kedua. Larangan pertemuan sosial lebih dari 50 orang, seperti pernikahan dan pemakaman, juga akan terus berlaku.

Pada fase ketiga yang dimulai pada 21 Juni, Kerajaan akan kembali ke kondisi "normal" seperti sebelum tindakan penguncian virus corona diimplementasikan.

Sementara itu, di Makkah, langkah-langkah fase pertama akan dilaksanakan antara 31 Mei dan 20 Juni, dan fase kedua akan dimulai pada 21 Juni. Salat Jumat dan semua salat berjamaah akan terus diadakan di Masjidilharam, hanya akan dihadiri oleh imam dan petugas.

Strategi kesehatan

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Dr Tawfiq Al Rabiah mengatakan Arab Saudi telah mengembangkan dua strategi dalam upayanya memerangi pandemi virus corona.

Strategi ini akan fokus pada peningkatan kapasitas rumah sakit untuk melayani kasus kritis dan mengintensifkan pengujian massal untuk akses awal ke kasus yang terinfeksi.

“Ketika kita bergerak dari satu tahap ke tahap lain berdasarkan penilaian kesehatan yang hati-hati. Ini memberi kita ruang untuk merevisi strategi dan meninjau kursus kapan pun dibutuhkan,” tambah menteri.

Dia lebih lanjut mengatakan bahwa Kerajaan akan memasuki tahap baru mulai dari Kamis depan dengan fokus pada aspek jarak sosial dan secara bertahap akan memudahkan langkah-langkah sampai kembalinya kehidupan normal.

"Kembali ke kondisi normal membutuhkan tingkat tanggung jawab dan perhatian yang tinggi dari kita semua dan perlunya mengikuti pedoman kesehatan," tambah Al Rabiah.


 

Loading...
Loading...