Selasa, 26 Mei 2020 07:02 WITA

Tak Terima Ditegur saat Pulang dari Rumah Nenek, Kakak-Adik Tusuk Pemabuk di Jeneponto

Penulis: Samsul Lallo
Editor: Abu Asyraf
Tak Terima Ditegur saat Pulang dari Rumah Nenek, Kakak-Adik Tusuk Pemabuk di Jeneponto

RAKYATKU.COM,JENEPONTO - Perkelahian bersenjata tajam terjadi di Jeneonto, Senin sore (25/5/2020). Melibatkan dua remaja dan seorang pemuda.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.00 wita di Dusun Baraya, Desa Borongtala, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.

Dalam kejadian itu, kakak-adik, HS (16) dan SR (15) menusuk RD (21). HS dan SR adalah warga Paranglambere, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea.

Sedangkan korban adalah warga Barayya, Desa Borongtala, Tamalatea.

"Terduga pelaku kakak-adik. Sempat diamankan di Polsek Binamu, lalu dibawa ke mapolres Jeneponto. Korbannya, saat ini dalam penanganan medis di Rumah Sakit Lanto Dg Pasewang," ujar Kanit Reskrim Polsek Binamu, Aipda Supardi kepada Rakyatku.com, Senin (25/5/2020).

Informasi dihimpun, HS dan SR sedang dalam perjalanan pulang dari rumah neneknya di Dusun Bungung Bungung, Desa Bontosunggu, Kecamatan Tamalatea. Mereka mengendarai sepeda motor berboncengan dengan temannya.

loading...

Saat di lokasi kejadian, mereka berpapasan dengan korban RD yang juga sedang mengendarai motor bersama temannya. Tiba-tiba korban mengayungkan jeriken tempat minuman keras jenis ballo kepada pelaku.

Tidak terima, pelaku menghentikan sepeda motornya kemudian menegur RD. Korban yang dalam keadaan mabuk melempari pelaku SR dengan batu. Salah seorang teman korban mencabut badik.

SR juga mencabut badik yang diselipkan di pinggangnya. Dia langsung menikam RD dua kali dan mengenai telapak tangan serta pergelangan lengan kanan bagian depan. 

Kemudian datang HS juga mencabut badik dan menikam RD dari arah belakang. 

"Korban RD mengalami luka terbuka pada telapak tangan, luka tusuk pada bagian lengan kanan bagian depan, dan luka robek pada bagian pergelangan lengan kanan bagian belakang. Kedua pelaku langsung melarikan diri, usai melakukan aksinya," sebut Aipda Supardi.
 

Loading...
Loading...