Jumat, 22 Mei 2020 14:02 WITA

Raja Salman Buktikan Janji, Sambut Hasil Penyelidikan AS terhadap Penembakan di Florida

Editor: Abu Asyraf
Raja Salman Buktikan Janji, Sambut Hasil Penyelidikan AS terhadap Penembakan di Florida
Raja Salman bin Abdulaziz

RAKYATKU.COM - Arab Saudi menyambut baik temuan investigasi AS dalam penembakan mematikan di sebuah pangkalan udara di Florida akhir tahun lalu.

Desember 2019, seorang penerbang Saudi pada program pelatihan penerbangan di AS, menembaki pangkalan itu menewaskan tiga orang, sebelum ia terbunuh.

Pada saat itu, Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz berbicara kepada Presiden AS Donald Trump. Dia berjanji akan melakukan kerja sama penuh dari kerajaan dengan agen-agen keamanan AS untuk mengungkap serangan itu.

Kedutaan Saudi di Washington mengatakan mereka menyambut baik pengumuman oleh otoritas hukum AS tentang pemulihan intelijen kritis dari telepon penyerang.

"Seperti yang dicatat oleh Jaksa Agung William P Barr dan Direktur FBI Christopher Wray, Arab Saudi telah bekerja sama sepenuhnya dengan penegak hukum AS dalam penyelidikan. Kami terus memberikan dukungan penuh kepada mitra Amerika kami. Kami juga telah berkoordinasi dengan mitra Amerika kami untuk melindungi warga Amerika dan Saudi dari ancaman teroris," kata kedutaan dalam sebuah pernyataan dikutip dari televisi milik Saudi Al Arabiya.

"Ketika serangan ini secara tragis mengingatkan kita, para ekstrimis dan teroris yang mengancam kedua negara kita tidak akan berhenti dalam upaya mereka untuk menargetkan orang-orang yang tidak bersalah. Pada saat ini, Al Qaida di Semenanjung Arab, ISIS dan kelompok-kelompok ekstremis lainnya sedang mencoba menggunakan pandemi Covid-19 tantangan luar biasa untuk meningkatkan profil mereka, menyebarkan propaganda kebencian mereka dan memobilisasi ancaman global baru," kata misi itu. 

loading...

"Kita harus tetap waspada dan tidak pernah menyerah dalam upaya kita untuk mengalahkan terorisme," lanjutnya.

Kedutaan mengatakan bahwa kemitraan Saudi-AS adalah pilar utama dari upaya global untuk membongkar dan mengalahkan jaringan teroris.

Dikatakan bahwa pelatihan militer yang diberikan AS kepada personel militer Saudi telah memungkinkan pasukan Saudi untuk berperang bersama rekan-rekan Amerika mereka melawan musuh bersama mereka.

"Kerja sama intelijen dan kontraterorisme kami telah menyelamatkan nyawa di Amerika Serikat, Arab Saudi dan tempat lain, dan tidak diragukan lagi membuat dunia menjadi tempat yang lebih aman," tambahnya. 

Sekitar 28.000 warga Saudi telah menjalani pelatihan militer di AS selama beberapa dekade.
 

Loading...
Loading...