Sabtu, 09 Mei 2020 08:03 WITA

Warga Baturapa Dapat Bantuan Logistik, Jubir Covid Bulukumba: Pemerintah dan Warga Saling Bersinergi

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Warga Baturapa Dapat Bantuan Logistik, Jubir Covid Bulukumba: Pemerintah dan Warga Saling Bersinergi
Empat belas kepala keluarga di Lingkungan Baturapa, Kelurahan Borongrappoa mendapatkan bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba.

RAKYATKU.COM - Empat belas kepala keluarga di Lingkungan Baturapa, Kelurahan Borongrappoa mendapatkan bantuan logistik dari Dinas Sosial Kabupaten Bulukumba.

Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga terdampak Covid-19 sebagai bagian dari realisasi pelaksanaan refocusing dan realokasi APBD 2020 dalam rangka penanganan Covid-19 di Kabupaten Bulukumba.

Dinas Sosial sudah menyalurkan bantuan sebanyak dua kali. Dimulai sehari setelah penjemputan pasien yang dinyatakan positif 005 di lingkungan Baturapa. Kedua, Jumat (8/5/2020), tim Dinsos kembali menyerahkan bantuan kepada 14 keluarga terdampak.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Kadis Sosial Syarifuddin dan Asisten Administrasi Pemerintahan A Buyung Saputra yang mengkoordinir penyerahan bantuan tersebut," kata Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bulukumba, H Daud Kahal.

Menanggapi adanya pemberitaan terkait tidak adanya perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat Baturapa, Daud mengklarifikasi bahwa pemerintah daerah melalui Gugus Tugas Covid-19 sudah melakukannya. Sehari sehari setelah pasien 005 dijemput untuk diisolasi dan dirawat.

loading...

Melalui koordinasi Gugus Tugas kecamatan, Gugus Tugas Kabupaten langsung menurunkan  tim untuk menyerahkan bantuan.

"Jadi perlu untuk diketahui bahwa pemerintah daerah telah merealisasikan bantuan untuk warga terdampak di Baturapa. Selain itu juga telah dilakukan sterilisasi di kawasan terpapar," ujar Daud Kahal.

Terkait pembatasan akses warga masyarakat di Baturapa untuk berbelanja, Daud mengajak kepada pemerintah setempat dan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda untuk bersama-sama mengedukasi warga.

"Mungkin ini faktor psikologis dan traumatis, yang terpenting masyarakat bisa menjaga jarak, menggunakan masker dan jaga kebersihan khusunya rajin cuci tangan. Intinya mari kita sama-sama mengikuti imbauan pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Antara pemerintah dan masyarakat perlu saling sinergi," tutup Daud Kahal.

Loading...
Loading...