Kamis, 07 Mei 2020 23:31 WITA

Pemprov Sulsel Percayakan Wahdah Islamiyah Salurkan 500 Paket Sembako Masyarakat Terdampak Covid-19

Editor: Nur Hidayat Said
Pemprov Sulsel Percayakan Wahdah Islamiyah Salurkan 500 Paket Sembako Masyarakat Terdampak Covid-19
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng Wahdah Islamiyah untuk penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (7/5/2020).

RAKYATKU.COM, MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng Wahdah Islamiyah untuk penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 di Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (7/5/2020).

Penyerahan 500 paket sembako ini dilaksanakan di rumah jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Sungai Tangka Nomor 31, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebutkan, program tebar sembako ini adalah salah satu upaya pemerintah provinsi untuk berbagi kebahagiaan. Juga merupakan amanah dari berbagai pihak yang telah memberikan donasi.

"Kita salurkan melalui Wahdah Islamiyah sekitar 500 paket. Mudah-mudahan sembako ini bisa digunakan selama bulan Ramadan ini dan bermanfaat bagi penerima, insyaallah,” ujar Nurdin.

Paket sembako diterima langsung oleh Ustaz Muhammad Ikhwan Jalil selaku Dewan Penasihat Wahdah Tanggap Corona (WTC).

loading...

Ustaz Ikhwan sapaan akrabnya bersyukur kepada Allah subhanahu wa taala dan berterima kasih kepada Pemprov Sulsel Sulsel yang berkenan untuk memberikan bantuan paket sembako cukup lengkap. Kerja sama ini, menurutnya, adalah bagian dari kebersamaan dan kebaikan. 

"Insyaallah akan disalurkan kepada yang berhak dengan koordinasi dari Wahdah Islamiyah,” tuturnya.

Wahdah Islamiyah, lanjutnya, adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat Sulawesi Selatan, yang selalu ingin berada di garda terdepan dalam segala bventuk program-program kebaikan, termasuk bermitra dan bekerjasama dengan pihak pemerintah dan elemen-elemen masyarakat.

Citizen Report
Rustam Hafid (Divisi Media Wahdah Islamiyah Tanggap Corona)

Loading...
Loading...