Kamis, 30 April 2020 16:32 WITA

Pasien Positif Corona Ikut Dikarantina di Swiss-Belhotel, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Sulsel

Editor: Abu Asyraf
Pasien Positif Corona Ikut Dikarantina di Swiss-Belhotel, Ini Penjelasan Kadis Kesehatan Sulsel
Swiss-Belhotel tempat karantina di Sulsel.

RAKYATKU.COM,MAKASSAR - Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Ichsan Mustari menegaskan, penetapan Swiss-Belhotel sebagai salah satu lokasi karantina Covid-19 oleh gubernur Sulsel tidak keliru. 

Karantina dilakukan semata dimaksudkan untuk mempercepat penanganan virus corona di Sulsel. 

"Kalaupun ada pasien yang positif corona di sana itu karena mereka masuk kategori Orang Tanpa Gejala. Jadi tetap karantina di sana," kata Ichsan yang juga ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Sulsel.

Kadis Kesehatan Sulsel mengklarifikasi tudingan Humas Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Makassar, Wachyudi Muchsin yang menyebut kebijakan gubernur dengan menempatkan pasien positif di Swiss-Belhotel keliru. 

loading...

Padahal, menurut Ichsan, mereka yang positif hanya kategori OTG dan ditempatkan di lantai berbeda dengan pasien ODP dan PDP. 

Ichsan menambahkan, selain itu program karantina di hotel merupakan bagian dari program duta Covid-19. Mereka yakin menjalani karantina di sana diberikan edukasi soal penanganan dan pencegahan Covid-19.

"Kelak setelah menjalani karantina mereka akan menjadi duta dan edukator di keluarganya dan masyarakat sekitar pemukimannya. Dengan begitu tidak ada lagi stigmatisasi berlebihan terhadap penderita corona," katanya.

Loading...
Loading...