Jumat, 24 April 2020 16:35 WITA

Tangis Pecah! Puncak Milad Ke-36 Sekolah Islam Athirah Digelar Secara Daring

Editor: Abu Asyraf
Tangis Pecah! Puncak Milad Ke-36 Sekolah Islam Athirah Digelar Secara Daring
Direktur Sekolah Islam Athirah, H Syamril, ST, MPd

RAKYATKU.COM - Sekolah Islam Athirah menginjak usia 36 tahun, Jumat (24/4/2020). Setiap tahun, sekolah binaan Yayasan Hadji Kalla ini menggelar puncak perayaan milad yang berlangsung meriah.

Kali ini, puncak perayaan milad ke-36 Sekolah Islam Athirah digelar secara daring dengan menggunakan platform google meet. Hal itu dilakukan karena masih diberlakukannya pembatasan sosial terkait pandemi virus corona. 

Perayaan milad ke-36 diikuti guru, karyawan, dan siswa dari tiga wilayah, yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, dan Bone.

Panitia pelaksana mengusung tema "Athirah Inside, Athirah Outside". Turut hadir mantan direktur, Drs H Edi Sutarto, MPd dan sejumlah alumni Sekolah Islam Athirah. 

Selama hampir tiga jam peringatan puncak milad itu digelar dengan berbagai rangkaian acara di antaranya, sepatah kata dari beberapa peserta, simulasi “Learn From Home” oleh siswa, persembahan karya dari guru dan karyawan, serta beberapa kegiatan lainnya.

Tangis Pecah! Puncak Milad Ke-36 Sekolah Islam Athirah Digelar Secara Daring

Ada yang terlihat menarik, karena seluruh peserta menggunakan pakaian yang didominasi warna putih. Kepala Departemen Hubungan Masyarakat, Muthmainnah, MPd mengatakan, hal tersebut adalah bagian dari rencana panitia pelaksana.

loading...

"Kali ini 'agak' sedikit berbeda. Setiap yang bergabung pada google meeting telah diinformasikan oleh panitia untuk menggunakan dresscode berwarna putih," kata Iin sapaan Muthmainnah. 

Direktur Sekolah Islam Athirah, H Syamril, ST, MPd saat dihubungi menyampaikan pesan penting pada perayaan milad tahun ini. Ia juga berharap momen ini menjadi ajang mengingat kembali sejarah berdirinya sekolah rintisan Haji Kalla dan Hajah Athirah itu.

"Kepada para guru, siswa, dan karyawan, di tengah situasi ini ada tiga yang tidak boleh hilang, yaitu keyakinan, kepercayaan, dan harapan. Keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan mulia, jalan para nabi dan rasul. Mendidik manusia menjadi mulia. Kemuliaan bukan dari kekayaan dan jabatan tapi ketakwaan," katanya Syamril, Jumat (24/4/2020). 

Tangis Pecah! Puncak Milad Ke-36 Sekolah Islam Athirah Digelar Secara Daring

"Semoga sebagai peringatan kembali, kita semua mengingat kembali sejarah pendirian Athirah dengan visi misi dan values para pendiri, berdasarkan amanat UUD 1945, untuk mencerdaskan kehidupan bangsa," tutupnya.

Hingga akhir acara, suasana pun menjadi haru, saat Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Wilayah Bone, Syamsul Bahri, SPdI membacakan doa dengan penuh khidmat, tangis pecah. Beberapa kalimat dalam lantunan doa itu ia sebutkan ungkapan kerinduan pada Sekolah Islam Athirah.

Loading...
Loading...