Kamis, 16 April 2020 21:25 WITA

TPNPB Klaim Tewaskan 7 Aparat TNI-Polri dalam Sepekan, Kapolda Papua Bongkar Aksi Mereka

Editor: Abu Asyraf
TPNPB Klaim Tewaskan 7 Aparat TNI-Polri dalam Sepekan, Kapolda Papua Bongkar Aksi Mereka
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Sayap militer OPM, TPNPB mengklaim menewaskan tujuh aparat gabungan TNI-Polri dalam sepekan. Benarkah?

Panglima Kodap III Ndugama, Egianus Kogeya menyebut terjadi kontak tembak sepekan. Mulai 8 April hingga 15 April 2020. Antara lain terjadi di Distrik Derakma Kampung Hoi.

Dalam kontak tembak itu, TPNPB atau juga dikenal sebaga Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dipimpin Melku Nirigi dan Yelas Perek-Perek Kogeya.

KKSB mengakui sempat mundur saat diserang lewat udara pada 9 -12. Begitu pula pada 13-15 April.

"Empat helikopter dari udara menembak pasukan TPNPB-OPM namun kami pasukan TPNPB-OPM tidak ada yang korban baik luka-luka maupun meninggal dunia," katanya dalam keterangan tertulis dikutip dari TPNPB News.

Terpisah, Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw mengungkap teror yang dilakukan KKB atau KKSB. Khususnya di wilayah Distrik Tembagapura, Mimika, Papua.

Kapolda mencatat, KKSB pimpinan Lekagak Telenggen telah melakukan 11 kali gangguan keamanan selama 2020. Termasuk di Kuala Kencana.

"Ini sangat meresahkan masyarakat. Ribuan masyarakat sipil yang tinggal di Distrik Tembagapura terpaksa memilih pindah ke tempat aman," kata Kapolda yang didampingi Pangdam XVII Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab pada jumpa pers di aula Batalyon Brimob B Satbrimbob Polda Papua, Kamis (16/4/2020).

Pergerakan KKB di wilayah Tembagapura diketahui sejak 14 Februari 2020 lalu. Saat itu dilaporkan rombongan KKB pimpinan Lekagak Telenggen mulai memasuki Tembagapura dan bertindak sebagai komandan operasi.

"Rombongan KKB tersebut diketahui merupakan kelompok besar. Dimana ada empat KKB yang masuk di wilayah Tembagapura," katanya.

Empat KKB tersebut, yakni KKB Yambi (Puncak Jaya) pimpinan dari Lekagak Telenggen. KKB Ilaga (Puncak) yang dipimpin Militer Murib. KKB Tembagapura yang dipimpin Seltius Waker dan KKB Ugimba yang diwakili oleh Guspi Waker.

Adapun hasil penyelidikan terhadap rombongan KKB tersebut ke Tembagapura untuk bergabung bersama-sama KKB Mimika, yang dipimpin Joni Botak dan Henky Wamang.

Berikut daftar aksi KKSB atau TPNPB:

15 Febuari 2020

Penyanderaan terhadap tiga guru SD Inpres, di Kampung Jagamin.

28 Febuari 2020

Penembakan di Kampung Zipabera, Distrik Tembagapura mengakibatkan Bharatu Doni Priyanto meninggal dunia.

loading...

2 Maret 2020

Melakukan penembakan terhadap mobil LWB patroli Polsek Tembagapura di Kampung Utikini, Distrik Tembagapura.

5-6 Maret 2020

Melakukan penembakan pos TNI 754 di Opitawak

6-7 Maret 2020

Pembakaran terhadap bangunan di blok A dan kantor desa Opitawak.

9 Maret 2020

Kontak tembak dengan satuan tugas (Satgas) Nemangkawi dan Brimob Satgas Aman Nusa di Kampung Utikini

13 Maret 2020

Melakukan pembakaran terhadap gereja di Opitawak.

30 Maret 2020

Melakukan penembakan terhadap karyawan di PT Freeport IndonesiaI, tepatnya di kantor OB 1-Kuaka Kencana. Satu orang WNA tewas atas nama Grame Thomas Wall dan melukai tiga karyawan.

3 April 2020

Kontak tembak dengan Satgas Amole di daerah Iwaka.

11 April 2020

Penembakan mobil pengangkut bahan makanan dan mobil pengawal di MP 61.

Loading...
Loading...