Rabu, 15 April 2020 18:01 WITA

TPNPB-OPM Tuduh TNI-Polri Tembak Mati Dua Warga Sipil, Netizens: Aktingnya Bagus

Editor: Abu Asyraf
TPNPB-OPM Tuduh TNI-Polri Tembak Mati Dua Warga Sipil, Netizens: Aktingnya Bagus
Salah seorang warga yang diklaim TPNPB tewas ditembak aparat TNI-Polri.

RAKYATKU.COM - Sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM), TPNPB memperlihatkan tiga foto. Dua di antaranya gambar satu orang yang sama.

Seseorang tampak tergeletak di jalanan berbatu. Pria bertubuh berisi. Sekilas tidak tampak ada luka atau ceceran darah sebagaimana biasanya orang yang tertembak.

Sama sekali tidak darah. Namun, dalam keterangan tertulisnya, TPNPB menuduh aparat gabungan TNI-Polri telah menembak kedua warga sipil tersebut.

TPNPB menyebut identitas kedua korban. Pertama, Eren Berari. Berusia 20 tahun dari Timika Papua. Kedua, Ronny Wandik (23), juga dari Timika.

Keduanya dilaporkan tewas pada Senin malam (13/4/2020) sekitar pukul 19.00 WIT. Lokasinya di kilometer 34 Kuala Kencana area PT Freeport Indonesia.

Komandan Operasi Kodap VIII Kemabu Intan Jaya, Gusby Waker membantah bahwa keduanya anggota TPNPB.

"Kami tidak keluar dari markas kami. Pasukan saya semua ada," katanya dalam keterangan tertulis seperti dikutip dari The TPNPB News.

loading...

Gusby mengatakan, keduanya tertembak saat sedang mencari ikan menggunakan senapan molo di kawasan PT Freeport Indonesia di Kuala Kencana.

Namun, netizens tidak yakin bahwa foto yang disebar itu warga yang meninggal. Alasannya, tidak terlihat luka maupun ceceran darah.

"Woww, banyak banget darah nya,, Semoga segera tenang di alam kubur dua pemuda itu ya kak2," sindir pemilik akun Facebook, Edy Junaidy.

"Aktingnya bagus... bisa lah main di bollywood," sahut pemilik Arenar Saragih.

Sebelumnya, aparat gabungan TNI-Polri menembak dua anggota KKSB, sebutan lain TPNPB-OPM, hingga tewas. Satu lainnya ditangkap hidup-hidup.

Dua orang itu diyakini terlibat dalam penyerangan karyawan PT Freeport yang menewaskan WNA asal Selandia Baru pada akhir Maret lalu.

Loading...
Loading...