Selasa, 18 Februari 2020 10:36 WITA

Dilantik jadi Dirut  PDAM Makassar, Hamzah Ahmad Bertekad Tingkatkan Deviden dan Minimalisir Kehilan

Editor: Andi Chaerul Fadli
Dilantik jadi Dirut  PDAM Makassar, Hamzah Ahmad Bertekad Tingkatkan Deviden dan Minimalisir Kehilan
foto;Dirut PDAM Makassar, Hamzah Ahmad.

RAKYATKU.COM, MAKASSAR-Direktur Utama (Dirut) PDAM Kota Makassar Hamzah Ahmad bertekad akan meningkatkan dividen dan meminimalisir tingkat kehilangan air bersama jajajaran direksi yang baru dilantik.Hal tersebut ditegaskan Hamzah usai dilantik oleh Penjabat (Pj) Walikota Makassar Iqbal S Suhaeb sebagai Dirut PDAM masa jabatan 2020-2025, di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum, Jalan Tatulangi, Selasa (18/2/2020).

Hamzah dilantik bersama Sulprian, Imran Rosyadi Adnan  dan Asdar Ali  yang masing-masing menjabat sebagai Direktur Umum, Direktrur Teknik dan Direktur Keuangan.

Sebelum ditunjuk menjadi Dirut, Hamzah lima bulan menjabat Pelaksana Tugas (Plt). Ia menggantikan  Haris Yasin Limpo yang masa jabatannya telah selesai.  Selama itu hamzah sudah melakukan berbagai evaluasi. Dua hal yang utama dan bakal jadi prioritasnya yakni meminimalisir tingkat kehilangan air di kota Makasssar yang mencapai 40 perseb.

‘’Salah satu strategi yang akan lakukan yakni memberikan tugas tambahan kepada tenaga baca meteran untuk melihat lokasi-lokasi yang dikhawatirkan terdapat lokasi yang berpotensi terjadi kehilangan air,” jelas Hamzah.

Sinergitas dan komunikasi di internal PDAM maupun eksternal, bagi Hamzah menjadi kunci utama. Termasuk pendekatan kepada berbagai pihak, baik pemerintah provinsi, pemerintah kota, maupun pemerintah kabupaten serta aparat penegak hukum.

loading...

“Untuk meminimalisir kehilangan air yang mencapai 40 persen, selain karyawan PDAM, masyarakat juga harus dilibatkan, khususnya para tokoh masyarakat untuk memberikan informasi terkait kehilangan air. Ini juga pernah kami lakukan, dan ternyata efektif,” katanya.

Penjabat Wali Kota Makassar, Iqbal Samad Suhaeb berharap, para direksi yang baru dilantik bekerja lebih profesional.

“Tetapi sebelum bicara keuntungan, kita bicara bagaimana menyiapkan air bersih yang layak untuk seluruh warga Makassar, baik untuk sosial maupun bisnis,” katanya. 

Loading...
Loading...