Senin, 13 April 2020 11:02 WITA

Sewa Ojek Kurang Rp100 Ribu, Pemicu Bentrok TNI-Polri di Mamberamo yang Tewaskan 3 Polisi

Editor: Abu Asyraf
Sewa Ojek Kurang Rp100 Ribu, Pemicu Bentrok TNI-Polri di Mamberamo yang Tewaskan 3 Polisi

RAKYATKU.COM - Jumat (10/4/2020) itu, Bripda Petrus Douw datang ke pangkalan ojek. Anggota Polres Mamberamo itu berniat menyewa motor.

Petrus kemudian bersepakat dengan seorang tukang ojek. Rahman Sakai namanya. Keduanya sepakat, motor itu disewakan Rp50 ribu per jam.

Tiga jam kemudian, Petrus kembali ke pangkalan mengembalikan motor itu. Dia menyerahkan sewa ojek uang Rp50 ribu.

Rahman tidak terima. Alasannya, sewa itu tidak sesuai kesepakatan. Seharusnya Bripda Petrus Douw membayar Rp150 ribu karena menggunakan motor selama tiga jam.

Di situ terjadi pertengkaran mulut antara Rahman dengan Bripda Petrus Douw. Seorang tukang ojek lain menghubungi anggota Satgas Yonif 755. Niatnya untuk melerai pertengkaran itu.

"Tidak lama kemudian, datang 10 orang anggota Satgas Yonif 755. Mereka mencari Bripda Petrus Douw dan mengeroyoknya," ujar seorang sumber yang menolak disebutkan identitasnya seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Bripda Petrus Douw lalu menceritakan pengeroyokan itu kepada rekannya di Polres Mamberamo Raya. Kapolres Mamberamo Raya, AKBP Alexander Louw menjenguk Bripda Petrus Douw di rumahnya pada Sabtu (11/4/2020).

Kapolres sempat mengingatkan anggotanya agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Dia juga berkoordinasi dengan Dandim Kodim 1712 Sarmi, Pabung Mamberamo Raya, dan Danpos 755.

Pada Minggu pagi (12/4/2020), sekitar 20 personel Polres Mamberamo Raya berkumpul di Pelabuhan Burmeso. Pada sekitar pukul 06.00 WIT itu, mereka mendatangi Pospam Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad.

Anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad bereaksi. Mereka mengejar polisi. Tidak hanya itu, beberapa personel mengambil senjata dan menembaki mereka.

loading...

Bentrokan itu terjadi di Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja, Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Papua. Tiga orang polisi tewas tertembak. Dua lainnya luka-luka.

Kodam XVII/Cenderawasih dan Polda Papua sedang menurunkan tim gabungan untuk melakukan penyelidikan di TKP dalam rangka mendapatkan keterangan, fakta-fakta kronologi yang sebenarnya. 

Korban Dievakuasi ke Jayapura

Sementara tiga jenazah anggota Polres Mamberamo Raya tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua, Kota Jayapura, Minggu petang (12/4/2020). 

Jenazah Briptu Marselino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun, dan Bripda Yosias dievakuasi menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Darat. 

Sementara dua korban luka, Bripka Alva Titaley dan Brigpol Robert Marien divakuasi menggunakan pesawat Cessna Caravan seri CA- 208 milik maskapai Sam Air. 

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw menyanyangkan bentrokan tersebut. Ia berjanji akan mengusut tuntas kasus ini. Paulus dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Hermas Asaribab telah menurunkan tim untuk mengungkap insiden itu. 

"Kita sesalkan, dan prihatin dengan kejadian ini. Semua sudah terjadi sehingga kita akan lakukan sesuai dengan protap masing-masing," kata Paulus di Base Ops Lanud Silas Papare, Minggu petang. 

Loading...
Loading...