Kamis, 09 April 2020 22:45 WITA

Ikuti Instruksi Mendagri, Bupati Sinjai Siapkan Rp8,5 Miliar Tangani Covid-19

Penulis: Rahmatullah
Editor: Abu Asyraf
Ikuti Instruksi Mendagri, Bupati Sinjai Siapkan Rp8,5 Miliar Tangani Covid-19
Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa

RAKYATKU.COM - Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa menyiapkan anggaran Rp8,5 miliar. Dana itu akan digunakan untuk penanganan virus corona (Covid-19).

"Anggaran itu untuk penanganan semua sektor yang terdampak Covid-19," katanya, Kamis (9/4/2020).

Komitmen itu disampaikan Andi Seto usai mengikuti video conference dengan Mendagri Tito Karnavian.

Dalam video conference itu, Mendagri sempat mengingatkan kepada seluruh kepala daerah agar tidak ada penyalahgunaan anggaran.

Selain Mendagri, video conference ini Ketua KPK Komjen Pol Firli Bahuri; Kepala LKPP, Ronny Dwi Susanto; Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit; Ketua BPK RI Agung Firman, dan Ketua BPKP Muhammad Yusuf Ateh.

Sebanyak 516 kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota mengikutinya. Termasuk Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa didampingi Sekda Muh Akbar serta beberapa kepala OPD dan kepala bagian di ruang kerja bupati.

Menurut Mendagri, Covid-19, adalah pandemi yang terluas dalam sejarah sejak Indonesia merdeka. Indonesia belum pernah mengalami krisis kesehatan seperti ini, hampir semua provinsi terkena.

"Kita juga tidak bisa underestimate. Terutama daerah yang tidak terkena. Mudah-mudahan tidak terkena dan tidak terpapar. Tapi kita juga harus berpikir overestimate. Oleh karena itu, kita harus berpikir siap dan mengantisipasi," kata Mendagri saat membuka video conference.

loading...

Dikatakan Mendagri, pandemi ini selain berimbas pada kesehatan, juga pada sektor ekonomi. Kedua aspek tersebut harus menjadi prioritas penanganan di seluruh daerah.

"Strategi utama kita adalah mengutamakan kesehatan publik, tetapi juga menjaga ekonomi. Jangan sampai jatuh terlalu dalam," ungkapnya.

"Di Indonesia hal ini sudah mulai terasa, di sektor pariwisata dan manufaktur misalnya. Kemudian APBD juga mengalami tekanan," jelasnya.

Oleh karena itu, Presiden Jokowi telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Selian itu juga dikeluarkan Surat Edaran (SE) Menteri Keuangan Nomor SE-6/MK.02/2020 tentang Refocusing Kegiatan dan Relokasi Anggaran Kementerian/Lembaga Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2020 Tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

Realokasi dan refocusing anggaran difokuskan dalam tiga hal. Yakni peningkatan kapasitas kesehatan, penyiapan social safety net atau jaring pengaman sosial, dan membantu dunia usaha agar tetap hidup.

Tags
Loading...
Loading...