Rabu, 08 April 2020 10:17 WITA

Kabar Baik; 200 Ribu Masker dan 2.500 APD Segera Tiba di Sulsel

Penulis: Syukur
Editor: Fusuy
Kabar Baik; 200 Ribu Masker dan 2.500 APD Segera Tiba di Sulsel
Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah (ist)

RAKYATKU.COM, MAKASSAR-- Salah satu masalah penanganan Covid-19 di berbagai belahan dunia,-- termasuk di Indonesia--adalah kekurangan alat pelindung diri. Terkhusus, bagi tenaga medis. Akibatnya, mereka, bahkan banyak yang terpapar.

Kekurangan APD ini,  juga menjadi perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Pemerintah Sulsel, menyiapkan anggaran total hingga Rp500 miliar untuk penanganan Covid-19, termasuk untuk pengadaan APD.

Dalam waktu dekat, APD tambahan akan tiba di Sulsel untuk kemudian didistribusikan ke sejumlah rumah sakit yang ada. Sebanyak 200.000 masker dan 2.500 APD.

“Insyaallah, beberapa hari ke depan, kita ada satu kontaimer APD yang akan datang. Ada 200.000 masker dan 2.500 APD. Kacamata,  lengkap semua, akan tiba dan akan kita distribusi,” kata Nurdin Abdullah, pada telekonferensi, Selasa (7/04/2020).

Bukan hanya APD dari pemerintah, bantuan dari donator juga akan didistribusikan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sulsel. Rumah sakit atau fasilitas pelayanan kesehatan di Sulsel dan yang membutuhkan APD,  dapat menghubungi call center dari satuan gugus tugas tersebut.

Gubernur menambahkan, seluruh alokasi penanganan Covid-19 sentral, menjadi kewenangan BPBD Sulsel.  “Semua sentral kepada BPBD. Bahwa semuanya, kita alokasikan kepada BPBD, saya cek tadi pagi, belum sampai Rp 10 miliar digunakan. Itu termasuk kemarin menangani pembubaran, termasuk ijtima ulama," sebutnya.

Terkait dengan anggaran, akan ditata dengan baik dan secara efisien. Pengelolaannya pun harus dengan cermat. Sebab, dengan situasi yang ada, kondisi keuangan tidak dapat dipastikan. Sehingga,  peranan donatur dalam penanganan Covid ini juga sangat penting.

“Jika ada yang bisa membantu APD, kita tidak perlu beli. Sehingga, anggaran kita ini betul-betul kita gunakan secara maksimal untuk penanganan Covid. Kalau ada peralatan kita, kenapa harus beli, kita pergunakan semua hal yang kita miliki," harapnya. (*)

Loading...
Loading...

Berita Terkait