Rabu, 08 April 2020 11:00 WITA

"Kau Tak Akan Mati karena Pil Ini!" Trump Ungkap Pasien Sekarat yang Membaik Usai Telan Antimalaria

Editor: Abu Asyraf
Donald Trump

RAKYATKU.COM - Presiden AS, Donald Trump ngotot bahwa obat anti-malaria hydroxychloroquine efektif memerangi virus corona. Dia mengambil contoh pasien sekarang yang membaik usai makan pil itu.

"Kamu tidak akan mati karena pil ini. Mungkin ada beberapa efek samping, tetapi efek samping lebih dari paket Z," kata Trump pada konferensi pers harian Gedung Putih.

Dia merujuk pada antibiotik Zithromax-Pak yang dapat berdampak buruk pada orang dengan kondisi jantung tertentu.

Trump sempat ditanya tentang efek samping obat tersebut. "Aku bukan dokter," kata presiden. "Aku mengatakan bahwa kita mendengar hasil yang bagus," lanjutnya.

Dia menyarankan orang untuk meminta saran dari dokter sebelum meminumnya.

"Lagi, aku bukan dokter. Saya katakan minta persetujuan dokter," katanya.

Hydroxychloroquine diketahui memiliki banyak efek samping. Antara lain mual, muntah, kehilangan nafsu makan, diare, pusing, hingga sakit kepala. 

Juga detak jantung lambat, gejala gagal jantung seperti sesak napas, pergelangan kaki bengkak, kelelahan yang tidak biasa, kenaikan berat badan yang tidak biasa, dan banyak lagi.

loading...

Namun, Trump mengabaikannya. Dalam wawancara dengan Laura Ingraham dari Fox News, Trump menceritakan kisah pasien yang membaik setelah memakan obat antimalaria itu.
 
"Seorang wanita tadi malam, aku menontonnya di salah satu tayangan. Dia pikir dia sudah mati. Dia berasal dari Michigan," kata Trump.

Kondisi wanita itu sekarat setelah 12 hari terinfeksi virus corona. Sudah mulai frustrasi sebelum melihat pernyataan Trump tentang obat antimalaria tersebut.

"Dia melihat saya membicarakan hal ini dan dia meminta suaminya pergi ke toko obat. Perwakilan Demokrat, orang yang Anda kenal mungkin tidak akan memilih saya. Saya pikir dia akan memilih saya sekarang walau dia seorang Demokrat," lanjut Trump kepada Laura. 

Suami perempuan itu mencari obat pukul 10.00 malam. "Saya tidak mengatakan itu bekerja seperti ini, tetapi empat jam kemudian dia bangun dan dia berkata 'saya merasa lebih baik'. Dan kemudian tak lama kemudian dia merasa hebat," kata presiden. 

Whitsett, dalam wawancaranya dengan Ingraham, mengatakan dia pernah mendengar tentang hydroxychloroquine karena dia menderita penyakit kronis. Obat itu, katanya, telah menyelamatkan hidupnya.

"Jika Presiden Trump tidak membicarakan hal ini, itu tidak akan dapat diakses oleh semua orang," katanya. 

Dia mengatakan dia merasa lebih baik dalam beberapa jam setelah mengambil anti-malaria.  

Loading...
Loading...