Rabu, 08 April 2020 01:00 WITA

Lawan Corona, Seorang Ibu Terharu Melihat Aksi Tomy Satria dan Andi Makkasau

Penulis: Rahmatullah
Editor: Adil Patawai Anar
Lawan Corona, Seorang Ibu Terharu Melihat Aksi Tomy Satria dan Andi Makkasau

RAKYATKU.COM, BULUKUMBA - Ibu Hanafia tak bisa menahan haru bahagia. Tawanya yang sumbringah meski diharus ditutup kedua telapak tangannya. Menyembunyikan raut wajah dan matanya berkaca-kaca bertemu dengan sosok lelaki berkacamata di hadapannya. 

Kalau itu, wanita berusia 50 tahun tersebut sedang mencuci pakaian di depan rumahnya. Terdapat sumur yang dalamnya sekitar 5 meter di sana. Memang, warga Kelurahan Kalumeme, Kecamatan Ujungbulu, kerap memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk dijadikan sumur. Airnya jernih hingga bisa berkaca. 

Saat sedang asik memeras pakaian cuciannya, sosok pria berbaju pink menyambanginya. Ia sempat bingung, siapa pria itu. Beberapa rombongan dari pria itu sedang bermondar mandir dengan semprot selempang dipunggungnya. 

Wanita yang sehari-harinya sebagai petani rumput laut itu pun bertanya-tanya, siapa gerangan yang datang dengan aksi penyemprotan disinfektan di kediamannya. Juga pada rumah-rumah warga di tetangganya.

Di bawah pohon mangga yang rindang, balai-balai bambu berukuran 6 meter persegi menjadi tempat istirahat bagi Hanifah, termasuk sosok pria bermasker 3M merapatkan pantatnya, duduk. 

"Mama', sudah pernah disemprot disinfektan rumahta. Saya datang bersama sahabat, semprotkanKi yah," Ujar pria itu dibalas ibu Hanafia. Katanya belum. 

Lawan Corona, Seorang Ibu Terharu Melihat Aksi Tomy Satria dan Andi Makkasau

Terik matahari siang, Selasa (7/4/2020) kian menyengat. Pakaian APD dikenakan 2 pria sedang fokus ke rumah-rumah warga menyemprot disinfektan. Di pompa tersebut terdapat foto pria berpeci dengan tagline "Kacamatayyamo".  Hanafia mulai mengerti, siapa rombongan yang datang dan peduli kesehatan warga. 

"Oh, bagus ini pak, baru pertama kali kami disemprot. Terima kasih pak bantuan dan kepeduliannya," Ujar Hanafia yang masih malu-malu menyebut siapa rombongan itu. 

Sembari ia memeras pakaian dan membilasnya, Hanafia menceritakan bagaimana dampak Covid-19 memengaruhi harga rumput laut. Ia pun berharap bencana ini segera berakhir. 

"Mama, Insya Allah kita ini datang untuk memerangi virus corona. Kami dari Satgas Peduli Covid-19 milik pasangan Tomy Satria dan Andi Makkasau. Yang populer disebut Kacmatayyamo," Ujar pria berbaju pink itu yang kakinya bajunya dimasukan dan terlihat rapi. 

loading...

Sayangnya, ibu Hanafia belum sadar betul dengan siapa ia berbicara. Kendati Tomy Satria dan Andi Makkasau telah diketahuinya sejak lama.

"Oh ie pak, kalau Pak Tomy dan pak Andi Makkasau saya sudah lama tau. Sudah sering disampaikan dan terdengar di telinga saya. Apalagi pak Tomy," ujar wanita yang memiliki 4 anak itu dengan dialek kedaerahan. 

Sekitar 15 menit perbincangan itu berlalu. Banyak hal yang disampaikan oleh Ibu Hanafia kepada lelaki berkecamata itu di hadapannya. Karena jaraknya lebih dari 1 meter, suara obrolan mereka terdengar nyaring hingga ke jalan. Terlebih arus kendaraan menutup gelagak tawa keduanya. 

Hingga momen kebahagiaan memuncak didapatkan oleh ibu Hanafia di siang itu. Pria berkacamata tak mampu menahan rasa untuk melepas rasa harunya. Ia meski harus melepas masker 3 M yang terus menempel. 

"Allah Akbar, kita pak. Pakai masker jadi tidak kutahuki. Wih kodong repot-repotki datang ke sini," Katanya dengan tawa lepas sembari menutup wajah. 

Hanafia tersipu malu, pria di depannya adalah orang yang selama ini selalu terdengar di telinganya. Andi Makkasau, kini hadir tepat disaat ia sedang mencuci pakaian. Katanya, ini momennya sangat tidak diduga. 

Ibu Hanafia sangat ingin menyapa dengan salam dan pelukan. Sayang Andi Makkasau terburu-buru mengangkat kedua tangannya, sebagai simbol salam yang tak saling menyentuh. Hanafia pun melakukan hal yang sama. 

Kedua warga Bululumba ini bak melepas rindu di tengah pandemi. Sayang harus terhalang jarak karena Phisycal Distancing yang diterapkan. 

Bak keluarga, obrolan keduanya kian tersaji. Hangat dan penuh kekerabatan. Terlebih Bang Andi, nama sapaan Andi Makkasau kala itu sedang memantau aksi penyemprotan Satgas Covid-19 Kacamatayyamo di beberapa lokasi.

Loading...
Loading...