Selasa, 07 April 2020 11:03 WITA

PM Inggris Dilarikan di Rumah Sakit, Ini Para Sahabat yang Memberikan Dukungan Moril

Editor: Abu Asyraf
PM Inggris Dilarikan di Rumah Sakit, Ini Para Sahabat yang Memberikan Dukungan Moril
Boris Johnson bersama Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg dalam sebuah kesempatan.

RAKYATKU.COM - Masuknya Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson ke rumah sakit mengundang simpati dari para sahabatnya. Para pemimpin dunia.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengatakan, orang Amerika berdoa untuknya setelah dirawat intensif dengan gejala Covid-19 yang memburuk.

"Saya juga ingin mengirim harapan terbaik kepada teman saya yang sangat baik dan seorang teman untuk bangsa kita, Perdana Menteri Boris Johnson," kata Trump pada konferensi pers.

"Kami sangat sedih mendengar dia dibawa ke ruang perawatan intensif siang ini, beberapa saat yang lalu. Orang Amerika semua berdoa untuk kesembuhannya," lanjut Trump.

Trump mengatakan bahwa Washington telah menawarkan untuk memberikan bantuan medis jika diperlukan.

"Pikiranku bersama Perdana Menteri Boris Johnson dan keluarganya malam ini," cuitnya di Twitter.

Negosiator Brexit Uni Eropa, Michel Barnier juga memberi semangat serupa. Dia baru saja pulih dalam karantina setelah juga dinyatakan positif. Michel Barnier sempat disebut-sebut menularkan Covid-19 ke Boris.

"Semoga Boris Johnson mendapatkan yang terbaik dan pemulihan yang cepat. Pikiran saya bersama Anda dan keluarga Anda," cuit Barnier.

Ucapan selamat dari dua pejabat tinggi Uni Eropa menggarisbawahi penyisihan politik setelah Johnson membawa Inggris keluar dari blok itu pada Januari.

Presiden Prancis Emmanuel Macron juga memberikan dukungan penuh kepada Boris Johnson, keluarganya dan orang-orang Inggris di masa sulit ini.

loading...

"Saya harap dia akan cepat mengatasi cobaan ini," katanya.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian sebelumnya mengatakan kepada BFMTV, “Saya tahu kekuatannya. Saya yakin dia akan memanfaatkan sumber dayanya, yang hebat, kapasitas untuk mengatasi cobaan ini. Ini juga melambangkan keseriusan krisis ini, yang mempengaruhi semua orang."

Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte mengatakan, "Orang-orang Italia bersama Inggris di masa-masa sulit ini. Kami satu untuk satu sama lain. Cepat sembuh Boris Johnson!"

Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus berujar, "Memikirkan teman saya Boris Johnson malam ini. Dan mengirimkan harapan baik saya. WHO sepenuh hati ketika dia memerangi virus corona."

"Saya tahu NHS dan petugas kesehatannya yang berdedikasi akan menjaga Anda," lanjutnya.

"Atas nama kabinet Belanda, saya berharap Boris Johnson, keluarganya dan rakyat Inggris memiliki banyak kekuatan selama masa sulit ini. Saya berharap dapat segera berbicara dengannya dalam kondisi sehat," ucap Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte.

"Semangat Boris, dan cepat sembuh!" imbuh Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg.

Presiden Serbia Aleksandar Vucic berharap sahabatnya cepat sembuh. "Bertahanlah dan terus berjuang! Kami, teman-temanmu, ada bersamamu!" tulis dia di Instagram.

Loading...
Loading...