Sabtu, 04 April 2020 11:30 WITA

Ejek Polisi, Turis Diusir PM Australia Usai Pesta di Klub Malam di Tengah Wabah Corona

Editor: Abu Asyraf
Ejek Polisi, Turis Diusir PM Australia Usai Pesta di Klub Malam di Tengah Wabah Corona
Perdana Menteri Australia, Scott Morrison

RAKYATKU.COM - Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengusir turis di negaranya. Mereka dianggap bandel. Tidak mengindahkan aturan jarak sosial di tengah wabah corona.

Itu terjadi setelah satu asrama di Sydney ditutup. Polisi sempat membubarkan pesta di sana. Sementara wisatawan tetap ramai ke Pantai Bondi, meskipun ada peringatan untuk tidak berkumpul di luar. 

Ada lebih dari satu juta orang di Australia dengan visa turis dan pelajar pada 31 Desember. Diperkirakan termasuk puluhan ribu turis Inggris dan AS, meskipun tidak jelas berapa banyak yang tersisa di negara itu. 

Para turis kini berjuang untuk mendapatkan penerbangan pulang setelah pengumuman. Mereka dipastikan harus mengeluarkan biaya lebih tinggi. Harga tiket melonjak hingga lebih dari £ 1.000 atau setara Rp20,4 juta.

loading...

Sebelumnya, sejumlah backpacker menggelar pesta di klub malam dekat Pantai Bondi pada Maret. Padahal, pemerintah telah mengeluarkan imbauan agar orang-orang tidak menganggap remeh virus itu.

Seorang backpacker asal Inggris, Peter Leggatt, kemudian memicu kemarahan. Dia mengatakan, orang-orang hanya cemburu karena para backpacker masih bersenang-senang. 

Australia sejauh ini mengkonfirmasi 5.330 kasus virus dengan 28 kematian.   
 

Loading...
Loading...