Jumat, 03 April 2020 09:30 WITA

Sisi Lain Covid-19; Polusi Udara Turun hingga 50 Persen

Editor: Abu Asyraf
Sisi Lain Covid-19; Polusi Udara Turun hingga 50 Persen
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Virus corona sudah memakan banyak korban. Namun, di balik itu ada efek positifnya. Salah satunya, polusi udara yang berkurang drastis.

Badan Lingkungan Hidup Abu Dhabi (EAD) mencatat penurunan hingga 50 persen dibandingkan enam pekan lalu.

Penurunan yang signifikan dalam konsentrasi polutan udara itu terjadi sejak tindakan pencegahan dan pencegahan Covid-19 diambil oleh pemerintah Uni Emirat Arab (UEA).

"Data menunjukkan penurunan 50 persen dari rata-rata nitrogen dioksida (NO2) di Abu Dhabi dibandingkan dengan enam pekan terakhir. Rata-rata berkurang dari 56,95 μg / m3 enam pekan lalu menjadi 28,44 μg / m3 pekan ini," jelas Dr Shaikha Salem Al Dhaheri, sekretaris Jenderal EAD.

Penurunan ini merupakan akibat langsung dari langkah-langkah keamanan yang diambil oleh pemerintah UEA. Khusus mendorong jarak sosial dan mengurangi pergerakan lalu lintas.

"Transportasi adalah salah satu sumber utama gas nitrogen dioksida. Dengan lebih sedikit kendaraan di jalan, ada perbedaan nyata dalam kualitas udara Emirat. Demikian pula, pengurangan signifikan polutan terkait transportasi lainnya seperti senyawa organik volatil (VOC) dan karbon monoksida (CO) juga telah diamati," lanjut Dr Al Dhaheri.

loading...

Penurunan polusi udara di Abu Dhabi mirip dengan apa yang terjadi di negara-negara lain di seluruh dunia sebagai akibat dari wabah Covid-19. 

Menurut laporan global yang dikeluarkan oleh Badan Lingkungan Eropa, tingkat pengurangan berkisar dari penurunan 26 persen menjadi 51 persen di kota-kota seperti Roma, Barcelona, ??dan Madrid.

Al Dhaheri juga mengatakan bahwa data saat ini adalah bukti dari dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan emisi di Abu Dhabi.

EAD memonitor kualitas udara di emirat melalui jaringan terpadu 20 stasiun tetap dan dua.

Jaringan memantau sekitar 17 parameter berbeda menggunakan teknologi dan metode terbaru yang diakui oleh organisasi internasional untuk standardisasi.

Loading...
Loading...