Kamis, 02 April 2020 15:20 WITA

Usianya Tak Lama Lagi, Ventilator dari Pasien Lanjut Usia Dipindahkan ke Pasien Muda

Editor: Abu Asyraf
Usianya Tak Lama Lagi, Ventilator dari Pasien Lanjut Usia Dipindahkan ke Pasien Muda
ILUSTRASI

RAKYATKU.COM - Kekurangan ventilator membuat tenaga medis harus memilih. Pasien berusia muda diprioritaskan dibandingkan yang sudah lanjut usia. 

Kemungkinan bertahan hidup pasien lanjut usia dianggap rendah. Makanya, ventilator diberikan kepada yang lebih muda dan sehat.

British Medical Association mengeluarkan saran tentang prioritas perawatan intensif itu jika NHS kewalahan. 

"Tidak terhindarkan lagi akan mendiskriminasi secara tidak langsung terhadap lansia dan mereka yang memiliki kondisi kesehatan jangka panjang," bunyi pedoman baru itu.

Serikat dokter mengatakan kebijakan batas usia sederhana akan melanggar hukum. Tetapi faktor-faktor yang relevan untuk mempertimbangkan apakah pasien harus mendapatkan perawatan intensif termasuk usia mereka dan kondisi kesehatan yang mendasarinya.

"Beberapa pasien yang paling tidak sehat mungkin tidak dapat mengakses pengobatan seperti perawatan intensif atau ventilasi buatan," katanya.

loading...

Seorang pasien berusia 75 tahun yang sehat tidak dapat secara hukum ditolak aksesnya pada perawatan berdasarkan usia. 

Namun, pasien yang lebih tua dengan gangguan pernapasan parah sekunder karena Covid-19 memiliki peluang kematian yang sangat tinggi, meskipun menjalani perawatan intensif.

"Akibatnya memiliki prioritas yang lebih rendah untuk masuk ke perawatan intensif," begitu pertimbangan pembatasan tersebut.

The Alzheimer's Society mengatakan sistem diskriminatif dapat mencegah mereka yang menderita demensia mendapatkan perawatan, bahkan jika mereka dapat pulih dari virus corona.

Loading...
Loading...