Kamis, 02 April 2020 10:00 WITA

Kasus Virus Corona di Arab Saudi Jadi 1720, Menteri Haji Bersurat ke Menteri Agama Indonesia

Editor: Abu Asyraf
Kasus Virus Corona di Arab Saudi Jadi 1720, Menteri Haji Bersurat ke Menteri Agama Indonesia
Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Taher Banten

RAKYATKU.COM - Upaya Arab Saudi menahan laju virus corona belum berhasil. Kebijakan penutupan umrah sementara tidak terlalu efektif.

Buktinya, kasus positif Covid-19 di Arab Saudi terus meningkat. Pada Rabu (1/4/2020) ditemukan 157 kasus baru. Itu menjadikan 1.720 total terinfeksi di seluruh kerajaan.

Dari jumlah itu, enam yang meninggal dunia. Total kematian hingga saat ini 16. Sementara yang sembuh 264 orang.

Menteri Kesehatan Saudi, Dr Tawfiq Al Rabiah menekankan pentingnya mematuhi langkah-langkah pencegahan dan kebutuhan untuk menghindari tempat-tempat ramai dan pertemuan sosial. Dia mendesak orang untuk membatasi gerakan mereka

Meningkatnya kasus corona memunculkan isu bahwa Arab Saudi meniadakan musim haji tahun ini. 

loading...

Dalam wawancara dengan jurnalis Al Ekhbariya TV, Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Muhammad Saleh bin Taher Banten memberikan beberapa pernyataan tentang haji tahun ini. 

Itu terjadi di halaman Ka'bah, pada 31 Maret 2020. Saleh meminta umat muslim di berbagai negara untuk menunda kontrak apapun sampai kondisinya jelas.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi sudah bersurat kepada Menteri Agama RI, Fachrul Razi pada 6 Maret 2020 lalu.

Isinya meminta agar seluruh negara pengirim jemaah untuk menunda penyelesaian akad-akad atau kontrak haji.
 

Loading...
Loading...