Senin, 30 Maret 2020 18:15 WITA

Habiskan Rp40 Juta untuk Cegah Covid-19, Desa di Bantaeng Ini Siapkan Rp150 Juta untuk Lockdown

Penulis: Irmawati Azis
Editor: Abu Asyraf
Habiskan Rp40 Juta untuk Cegah Covid-19, Desa di Bantaeng Ini Siapkan Rp150 Juta untuk Lockdown

RAKYATKU.COM,BANTAENG - Pemerintah Desa Rappoa patut dijadikan contoh. Desa ini terletak di Kecamatan Pa'jukukang, Kabupaten Bantaeng.

Dalam menghadapi wabah virus corona, Desa Rappoa bergerak cepat. Melibatkan TNI, Polri, Tim Penggerak PKK, masyarakat sekitar serta mahasiswa yang sementara KKN.

Beragam upaya dilakukan. Mulai pemasangan baliho dan stiker, pembagian masker gratis, pembuatan fasilitas cuci tangan, hingga penyemprotan disinfektan.

Baliho itu dipasang di beberapa lokasi. Terkait imbauan mengantisipasi penyebaran virus corona, imbauan untuk pola hidup sehat dan bersih. Stiker dipasang di setiap tembok rumah warga. Menggunakan bahasa daerah agar mudah dipahami warga.

Sama halnya fasilitas cuci tangan. Ditempatkan di beberapa tempat. Mengandalkan tempat pengisian air. Disiapkan pula sabun, tisu, serta tempat sampah. Jumlahnya 24 fasilitas cuci tangan. Disebar di jalan poros, lorong, dan ruangan publik.

Pemdes Rappoa membagikan masker gratis kepada warganya. Masker itu pun dibeli dari ibu-ibu dari desa itu yang telah dilatih menjahit. Sehingga adanya peningkatan ekonomi bagi ibu-ibu di Desa Rappoa.

Desa yang memiliki luas wilayah 3,25 km2 ini turut memberikan fasilitas penyemprotan disinfektan. Setiap rumah warga pun telah disemprot.

loading...

"Sejak keluar imbauan dari presiden dan imbauan bupati Bantaeng, dua hari kemudian kami sudah mulai persiapan. Kami tidak main-main dalam hal penanganan Covid-19. Olehnya itu saya bersama staf desa dan masyarakat bergerak cepat untuk memutus mata rantai Covid-19," ujar Iwan Darfin selaku kepala Desa Rappoa.

Iwan Darfin mengaku bahwa Pemerintah Desa Rappoa membuka posko penanganan Covid-19. Bagi warganya yang mengeluh tanda-tanda virus corona.

Menyiapkan segalanya itu mulai dari baliho, fasilitas cuci tangan, masker dan lainnya bersumber dari kas Desa Rappoa. "Sekitar Rp40 juta," ujarnya.

Jika pemerintah pusat mengambil opsi 'lockdown' atau karantina kewilayahan, Pemerintah Desa Rappoa pun menyatakan siap.

"Kami Desa Rappoa siap lockdown. Dengan jumlah jumlah penduduk 1.730, kami siapkan anggaran Rp150 juta," katanya.

Loading...
Loading...