Senin, 30 Maret 2020 13:15 WITA

Di Tengah Pandemi Covid-19, Kementan Jaga Produksi Pangan

Editor: Abu Asyraf
Di Tengah Pandemi Covid-19, Kementan Jaga Produksi Pangan

RAKYATKU.COM - Indonesia kini tengah berjuang melawan Covid-19. Semua elemen baik pemerintah maupun masyarakat masing-masing memiliki peran.

Tim medis sebagai garda depan bekerja sekuat tenaga menyelamatkan pasien. Sejumlah pihak seperti Kementerian Pertanian (Kementan) menjaga suplai pangan untuk menjamin kebutuhan pangan masyarakat.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menggerakkan seluruh jajarannya untuk tetap bekerja di tengah-tengah pandemi Covid-19.  

Meskipun diberlakukan bekerja di rumah "Work From Home (WFH), tak menjadi alasan dalam memantau dan memastikan ketersediaan pangan. Salah satunya untuk komoditas aneka cabai.

Direktorat Jenderal Hortikultura di bawah arahan Mentan memantau pertanaman dan produksi di seluruh wilayah.

Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto mengatakan, saat ini hingga pasca Idulfitri nanti, ketersediaan dan pasokan cabai aman dan cukup.

"Berdasarkan data Early Warning System (EWS) diprediksi produksi cabai dibandingkan dengan kebutuhannya secara nasional masih surplus," ujar dia melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (28/3/2020).

Adapun perkiraan produksi aneka cabai bulan Maret ini 203.057 ton dengan kebutuhan 174.219 ton. Sehingga surplus 28.838 ton. Kemudian produksi bulan April 217.588 ton dengan kebutuhan 178.594 ton. Surplus 38.994 ton.

Selanjutnya produksi bulan Mei 217.258 ton dengan kebutuhan 182.634 ton sehingga surplus 34.624 ton. 

loading...

"Begitu juga produksi bulan Juni 196.644 ton dengan kebutuhan 174.219 ton sehingga surplus 22.425 ton," beber Prihasto.

"Kami juga sudah mengecek kebenaran kondisi eksisting di lapangan melalui telepon, foto open camera, dan video pada beberapa wilayah sentra utama," tambah Anton.

Anton mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak perlu panik. Produksi dan distribusi tidak terganggu dengan wabah Covid-19 ini. 

Pihaknya juga telah mengandeng beberapa start up yang bergerak di bidang penjualan online seperti Sayur Box, Tani Hub, Kedai Sayur untuk memasarkan hasil panen petani hingga ke konsumen.

"Ini untuk memudahkan petani dalam menjual produknya dan memudahkan konsumen memperoleh kebutuhan pangan walau tetap di rumah," jelas Anton.

Suyono, petani sekaligus pelaku usaha cabai asal Kediri saat dihubungi melalui telepon pada Jumat (28/3/2020) membenarkan hal tersebut. Pihaknya mengatakan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir.

"Gak usah khawatir, pasokan cabai khususnya untuk cabai rawit merah cukup besar. Akhir bulan ini sampai awal April sudah mulai banyak cabai yang siap panen. Untuk pendistribusiannya juga tetap lancar meskipun ada zona merah pandemi corona," ujar Mbah Yono, sapaan akrabnya.

Loading...
Loading...